SEMARANG, Lingkarjateng.id – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah (Jateng) optimis dengan adanya libur sekolah tahun ini mampu meningkatkan jumlah wisatawan domestik hingga 4 juta.
Sekretaris Disporapar Jateng, Surya Deta Syafrie, melihat data kunjungan wisata yang meningkat tajam pada liburan sekolah tahun 2021 hingga 2023, maka pada momen libur sekolah tahun ini, dia menargetkan 4 juta kunjungan wisatawan.
“Tahun 2021 hingga 2023, pada liburan anak sekolah, angka pariwisatanya sekitar 3 juta. Kemudian di tahun 2024 ini kami perkirakan di angka 4 juta. Jadi kami optimis liburan anak sekolah bisa mengangkat pariwisata Jawa Tengah,” katanya saat ditemui di kantornya, pada Senin, 1 Juli 2024.
Infrastruktur di Jateng juga cukup memadai seperti adanya kereta api, jalan tol, dan bandara. Hal ini tentu menjadi daya tarik bagi para wisatawan.
Sementara sejumlah daerah dengan destinasi wisata favorit meliputi Kabupaten Magelang, Wonosobo, Banyumas, dan Kota Semarang. Keempat daerah ini sering mengadakan acara dan banyak menjual paket wisata.
“Kalau kita lihat lagi, masyarakat Jawa Tengah itu ramah, jadi mau tidak mau menjadi daya tarik yang luar biasa. Dan dengan dijualnya paket-paket dan adanya acara seperti atraksi-atraksi, membuat wisatawan semakin sering berkunjung ke Jawa Tengah,” ungkapnya.
Untuk menarik 4 juta kunjungan wisatawan, Disporapar Jateng mengimbau pengelola wisata untuk meningkatkan fasilitas keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pengunjung.
“Kami harap semua pengelola memegang teguh keamanan, kenyamanan, dan keselamatan, juga memperhatikan masalah kesehatan dan lingkungan yang baik,” tambahnya.
Deta mengungkapkan bahwa di Jateng banyak destinasi wisata yang ramah anak dan mengandung nilai edukasi, seperti Candi Borobudur di Magelang, wisata alam Baturaden di Banyumas, dan Lawang Sewu di Kota Semarang.
“Saya mengajak semua yang masih liburan, Jawa Tengah sangat siap menyambut teman-teman wisatawan, keluarga, orang tua, dan anak-anak. Kalau mau wisata, saran kami di Jateng saja,” tandas Deta. (Lingkar Network | Rizky Syahrul Al-Fath – Lingkarjateng.id)
































