PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan mendorong masyarakat rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, mengatakan masyarakat perlu memutus perkembangbiakan nyamuk sejak dari tempat perindukannya.
“Yang kami tekankan kepada masyarakat adalah melakukan PSN dengan 3M, yaitu menguras, mengubur, dan mendaur ulang. Sampah anorganik yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk sebaiknya didaur ulang, bukan ditimbun,” ujar Puji saat dikonfirmasi pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Menurutnya, nyamuk Aedes aegypti banyak berkembang biak di lingkungan sekitar rumah, termasuk tempat yang menampung air seperti bak mandi.
“Jadi harus dikuras sambil disikat sehingga telur-telurnya rontok atau mati dan tidak berkembang menjadi nyamuk,” jelasnya.
Selain PSN, masyarakat dapat menggunakan perlindungan tambahan seperti obat antinyamuk maupun kelambu.
“Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dari rumah diharapkan dapat mempertahankan tren penurunan kasus DBD,” tukasnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar































