SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pengamanan Perayaan Paskah di Kota Salatiga mendapat perhatian serius. Polres Salatiga menjamin perayaan Paskah berjalan lancar dan ribuan jemaat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi bersama jajarannya juga telah melakukan pengecekan ke sejumlah gereja guna memastikan pengamanan dilakukan secara maksimal. Pengecekan dilakukan di beberapa gereja yang menjadi pusat kegiatan ibadah Paskah. Salah satu titik utama adalah Gereja St. Paulus Miki di Jalan Diponegoro yang diperkirakan dihadiri sekitar 5.000 jemaat.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan di GKJTU di Jalan Sukowati, GKJ Sidomukti di Jalan Brigjend Sudiarto, serta GKJ Randuares di Jalan Amarta.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres tidak hanya memastikan kesiapan personel pengamanan, tetapi juga mengecek langsung sterilisasi area gereja serta potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Kapolres menegaskan, kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang menjalankan ibadah.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kami ingin memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh jemaat,” ujarnya, Jumat, 3 April 2026.
Kapolres menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal, humanis, dan penuh tanggung jawab. Kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan diminta terus ditingkatkan.
Tak hanya itu, Kapolres juga berdialog dengan pengurus gereja guna memperkuat koordinasi serta memastikan situasi di lapangan tetap kondusif selama rangkaian ibadah berlangsung.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara Polri, pengurus gereja, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta toleransi antar umat beragama di Kota Salatiga.
“Dengan pengamanan yang ketat dan terukur, diharapkan seluruh rangkaian Perayaan Paskah di Salatiga dapat berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga umat dapat beribadah dengan penuh ketenangan,” pungkasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































