SALATIGA, Lingkarjateng.id – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Salatiga, Nina Agustin, menekankan pentingnya pembaruan data penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih belum sepenuhnya akurat. Hal ini dinilai krusial agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Nina saat memimpin rapat koordinasi kewilayahan bersama jajaran kepala dinas dan camat se-Kota Salatiga di ruang kerjanya, Kamis, 2 April 2026.
Dalam forum itu, Nina yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satas) Percepatan Pelaksanaan MBG Kota Salatiga menyoroti perlunya perbaikan data penerima manfaat di setiap wilayah.
“Data terkait MBG di Kota Salatiga saat ini masih belum sepenuhnya terbarui. Kami mohon dukungan para camat untuk melakukan pembaruan data jumlah penerima manfaat di masing-masing wilayah,” tegasnya.
Nina meminta para camat segera mengambil langkah cepat dengan melakukan pendataan ulang secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa proses tersebut harus melibatkan berbagai unsur di tingkat lokal, mulai dari RT dan RW, lurah, hingga layanan kesehatan seperti posyandu dan puskesmas.
“Semua harus dilibatkan agar data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar pendataan tidak terbatas pada kelompok tertentu saja.
Ia menegaskan seluruh sasaran program MBG harus masuk dalam pendataan, termasuk anak putus sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, serta anak-anak yang mengikuti pendidikan nonformal seperti di pondok pesantren.
“Keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan program MBG. Tanpa data yang valid, potensi kesalahan penyaluran bantuan akan semakin besar,” tegasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Rosyid































