PATI, Lingkarjateng.id – Setelah banjir menggenangi sebagian jalan Pantura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) melaksanakan kegiatan pembersihan alur sungai di bawah jembatan Jalan Pati–Juwana, pada Kamis, 29 Januari 2026.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran turun langsung meninjau pengerukan.
Pihaknya menyatakan kegiatan pembersihan difokuskan pada pengangkatan sampah, lumpur, serta material kayu yang menumpuk di bawah jembatan dan berpotensi menghambat aliran sungai.
“Terdapat dua titik pengerukan yaitu di depan PT Dua Putra dan di depan PT Juifa di Jalan Pantura Pati-Juwana,” ungkapnya.
Chandra berharap pengerukan sampah di sungai ini memberikan kenyamanan masyarakat, pasca terjadinya banjir di wilayah Pantura.
Dalam pelaksanaannya, DPUTR Kabupaten Pati mengerahkan kekuatan sementara berupa 1 unit alat berat dan 2 unit dump truk, yang didukung oleh personel TNI Kodim 0718/Pati.
“Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kabupaten Pati melakukan monitoring sekaligus pembersihan Sungai Pati–Juwana. Ikhtiar bersama untuk menjaga kebersihan sungai dan mengurangi risiko banjir,” sambungnya.
Lebih lanjut pembersihan alur sungai dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Sampah dan material yang menumpuk di bawah jembatan sangat berpotensi menghambat aliran air, sehingga perlu segera ditangani.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pembersihan ini, ia berharap aliran sungai kembali lancar sehingga risiko banjir di wilayah sekitar Jalan Pati–Juwana dapat diminimalisir.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Sekar S































