SALATIGA, Lingkarjateng.id – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengembangkan usaha budidaya ikan lele dengan metode bioflok sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis protein sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Pengembangan usaha tersebut ditandai dengan penebaran benih ikan lele oleh Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dalam kegiatan Budidaya Ikan Tematik KKMP Kauman Kidul, Rabu, 21 Januari 2026. Benih lele yang ditebar merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Pengembangan sektor perikanan tidak hanya mendukung aspek pangan. Tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian warga,” kata Robby saat menebarkan benih ikan lele.
Robby menyampaikan, program budidaya lele ini sejalan dengan kebijakan ketahanan dan kedaulatan pangan di Kota Salatiga, terutama untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.
Menurutnya, hibah yang diterima KKMP Kauman Kidul menjadi peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi berbasis komunitas.
“Syukur alhamdulillah, KKMP Kauman Kidul mendapatkan hibah untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Ini juga mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis protein di Salatiga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan KKMP Kauman Kidul yang telah memiliki 24 kolam budidaya lele dengan metode bioflok.
Metode tersebut dinilai lebih efisien karena memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah sisa pakan menjadi sumber nutrisi alami bagi ikan, sehingga mampu menghasilkan lele dengan kualitas protein yang baik.
“Saya harapkan hibah ini dapat dikelola secara berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Robby berharap budidaya lele yang dikembangkan KKMP Kauman Kidul dapat menjadi contoh bagi koperasi serupa di wilayah lain.
Meski demikian, ia menekankan bahwa setiap KKMP memiliki keleluasaan untuk mengembangkan unit usaha sesuai potensi lokal masing-masing.
“Tidak harus semuanya lele. Bisa dikembangkan ayam petelur atau ayam potong, yang nantinya dapat disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KKMP Kauman Kidul, Mahbi Raharto, menegaskan komitmen koperasi dalam mengelola unit usaha budidaya lele secara profesional dan berkelanjutan dengan melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan).
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan motivasi dari Bapak Wali Kota. Hibah ini merupakan amanah yang harus kami kelola dengan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Rosyid

































