PATI, Lingkarjateng.id – Pembangunan infrastruktur desa terancam tak dapat diperbaiki imbas pemangkasan dana desa. Alhasil warga di Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati mengeluarkan biaya pribadi untuk memperbaiki jalan desa.
Rustam merogoh kantong pribadi Rp40 juta untuk memperbaiki jalan di depan rumahnya, Dukuh Gayam RT 01 RW 02, sepanjang 100 meter dan lebar 3 meter pada Kamis, 8 Januari 2026. Perbaikan jalan turut dibantu puluhan warga.
Sebelumnya, pria 45 tahun yang berprofesi sebagai pengusaha itu juga telah membangun talud di sepanjang jalan tersebut
“Itu sudah selesai kurang lebih 50 meter, yang belum selesai sekitar 50 meteran lagi. Rencana ini mulai, istilahnya supaya jalan kita ini nyaman dipandang, bersih di lingkungan. Ini cita-cita saja sejak kecil, supaya jalan desa kita sama-sama enak dilewati warga maupun saudara,” ungkap Rustam, saat dikonfirmasi pada Jumat, 9 Januari 2026.
Menurutnya, Pemerintah Desa Wukirsari sudah pernah melakukan perbaikan jalan tersebut. Namun, Rustam menilai kondisi jalan saat ini sudah rusak lagi sehingga perlu perbaikan.
“Sebelumnya sudah pernah dibenahi, cuma kita anggap kurang layak. Kalau dikeluhkan sih enggak terlalu, cuma kalau kita pandang kurang begitu layak. Ke depannya supaya teman-teman kita jalannya enak, tetangga kita enak memandang, di mata orang enak juga,” terang Rustam.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Wukirsari, M. Sulistiono, mendukung langkah cepat dari Rustam yang membangun jalan. Ia berterimakasih atas partisipasi warganya yang telah mendedikasikan diri untuk kepentingan umum.
Ia mengizinkan adanya kegiatan membangunan jalan tersebut karena sebelumnya, Rustam telah berkoordinasi dengan ketua RT yang kemudian dilaporkan ke Kades Wukirsari.
“Terima kasih atas partisipasinya yang peduli pada kepentingan umum. Mudah-mudahan adanya itu masyarakat desa bisa merawat dengan baik, dan mudah-mudahan yang lain mengikuti,” ungkapnya.
Menurutnya, sebagian ruas jalan di Desa Wukirsari belum tersentuh pembangunan. Hal ini dipicu anggaran dana yang terbatas dan kondisi geografis yang sangat luas nan terjal.
“Terus terang kalau di desa banyak ya jalan yang belum tersentuh maksimal. Kebetulan beliau (Rustam) ada rezeki, dan jalan depan rumahnya sudah kita bangun, lalu berlanjut beliau membantu membangun jalan,” tutupnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Ulfa































