KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Kesehatan Kabupaten telah memastikan akan membangun rumah sakit baru yang memiliki layanan unggulan pada penanganan penyakit paru.
Rumah sakit yang diberi nama RS Sunan Muria itu rencananya dibangun di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Mustiko Wibowo, mengatakan alasan pembangunan rumah sakit dengan layanan unggulan pada penanganan penyakit paru yakni karena lokasinya berada di kawasan yang tenang dan jauh dari kepadatan penduduk.
“Rumah sakit ini kami bangun di lokasi yang memang masih asri dan tenang. Jadi secara lingkungan kadar oksigennya bagus dan tidak berdekatan dengan permukiman,” jelasnya.
Ia menjelaskan, RS Sunan Muria memang direncanakan memiliki layanan unggulan untuk penanganan penyakit paru. Meski demikian, rumah sakit umum tipe C tersebut tetap memiliki pelayanan dasar seperti bedah, penyakit dalam, anak, saraf dan lain sebagainya.
“Keunggulan atau ciri khas rumah sakit ini memang terletak pada pelayanan paru. Tapi tetap memiliki pelayanan dasar seperti rumah sakit umum tipe C lainnya,” ujarnya.
Ia menyebut, layanan paru akan memiliki gedung tersendiri yang terpisah dengan gedung utama untuk layanan lain.
Selain itu, tambahnya, Dinas Kesehatan juga berencana melakukan pengembangan layanan rehabilitasi NAPZA di RS Sunan Muria. Pengembangan ini dilakukan karena layanan tersebut hingga kini belum tersedia di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
“Rencananya kami juga akan mengembangkan layanan rehabilitasi NAPZA karena di RSUD belum ada. Sedangkan di RS Sunan Muria nanti kan memiliki suasana yang mendukung karena tenang, jadi kami pertimbangkan untuk diadakan di sana,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Detail Engineering Design (DED) pembangunan RS Sunan Muria telah selesai. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus belum bisa memastikan kapan realisasi rumah sakit tersebut dapat dilakukan karena masih terkendala untuk sumber anggaran pembangunannya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa

































