KUDUS, Lingkarjateng.id – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris berencana membangun hutan kota baru di sekitar Taman Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.
Sam’ani memproyeksikan hutan kota di area tersebut nantinya bisa membawa sejumlah dampak positif, di antaranya membantu memperkuat tanggul, meningkatkan daya serap air, serta menambah keindahan kawasan Tanggulangin.
Selain itu, kata Sam’ani, hutan kota juga akan digunakan untuk menghidupkan lagi Festival Kopi Kudus.
“Kita lihat potensi di sini luar biasa. Material disposal dari pengerukan sungai yang ditumpuk di sekitar tanggul bisa dimanfaatkan untuk memperkuat struktur sekaligus jadi lahan penghijauan atau dibuat hutan kota,” jelasnya, Senin, 13 Oktober 2025.
Menurut Sam’ani, area di sekitar kolam retensi Tanggulangin memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau sekaligus tempat kegiatan masyarakat.
Namun, seluruh rencana itu baru akan dijalankan setelah mendapat lampu hijau dari BBWS Pemali Juwana, karena kawasan tersebut termasuk dalam area proyek nasional normalisasi Sungai Wulan.
“Setelah diizinkan BBWS Pemali Juwana, kita akan tanam aneka pohon supaya kawasan ini hijau, sejuk, dan berfungsi sebagai ruang konservasi air. Ini juga bagian dari upaya kita mengurangi risiko banjir,” terangnya.
Hutan kota tersebut nantinya juga bisa menjadi ruang kreatif dan pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, event Festival Kopi Kudus yang akan dihidupkan lagi di area tersebut juga bisa menjadi ajang promosi potensi lokal.
“Dulu pernah ada Festival Kopi Kudus, dan ke depan akan kita hidupkan lagi di taman ini. Jadi nanti kawasan ini bukan hanya hijau, tapi juga ramai dengan kegiatan positif seperti pameran, festival kopi, atau kegiatan UMKM,” tandasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa






























