DEMAK, Lingkarjateng.id – Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah dengan realisasi investasi tertinggi di Tahun 2025. Salah satunya keberadaan kawasan Industri seperti Jatengland yang berlokasi di wilayah Kecamatan Karangtengah menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing.
Selain itu, dengan adanya Tol Laut Semarang-Demak dimungkinkan akan lebih menarik para investor untuk memilih Demak.
Namun demikian, Bupati Demak Eisti’anah berharap datangnya investor di Kabupaten Demak dapat membantu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini tadi kami sudah mendengar investasi yang besar, terkhusus di Jatengland .Tentunya kami apresiasi dan merasa gembira, karena daerah kita kemasukan investor sehingga akan berefek ke masyarakat terutama para pencari kerja,” ujar Eisti’anah usai audiensi dengan buruh, Selasa, 9 September 2025 lalu.
Berkaitan dengan informasi banyaknya tenaga kerja asing yang bekerja di kawasan Industri Jatengland, pihaknya akan melakukan evaluasi-evaluasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar lebih mengutamakan tenaga kerja lokal.
“Tadi disampaikan dan kami punya data berkaitan dengan pekerja asing. Tentunya ini sebagai evaluasi kami untuk bisa berkoordinasi kembali. Karena kami menekankan saat itu dengan owner dari Jatengland agar lebih mengutamakan warga lokal dan terkhusus masyarakat Kabupaten Demak,” jelas dia.
“Jika masih ditemukan lebih banyak ini tentunya kami akan mengevaluasi. Karena kami ingin mengurangi angka pengangguran, kemudian memperhatikan kesejahteraan dari masyarakat terkhusus di Kabupaten Demak,” sambungnya.
Bupati juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak terus berupaya menciptakan daya tarik agar para investor datang ke Kota Wali dengan harapan dapat membantu menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Nanti jika tol laut juga jadi ini menjadi akses yang lebih mudah untuk dekat dengan pelabuhan itu menjadi pemikiran para investor juga di Kabupaten Demak,” tandasnya.
Jurnalis: Burhanuddin Aslam
Editor: Sekar S

































