KAB. SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus memperluas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar melalui peresmian dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tuntang. Peresmian dipimpin langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, pada Selasa, 9 September 2025.
SPPG Wasyal I di Desa Kesongo menjadi SPPG kesembilan yang diluncurkan dan akan melayani 3.079 siswa dari 11 sekolah di wilayah tersebut.
“SPPG Wasyal I di Desa Kesongo ini merupakan SPPG yang kesembilan yang sudah diresmikan atau dilaunching, meski sebetulnya total di Kabupaten Semarang ini sudah ada 14 SPPG yang beroperasi,” kata Ngesti.
Ngesti juga meresmikan SPPG Ngreco milik Yayasan Pembayun Sis Tjakraningrat, yang menjadi SPPG kesepuluh di Kabupaten Semarang.
Unit ini dirancang untuk memperluas cakupan distribusi MBG, termasuk ke sejumlah sekolah di Kota Salatiga, mengingat letak geografis Kecamatan Tuntang yang berbatasan langsung dengan kota tersebut.
Menurut Ngesti, Pemkab Semarang menargetkan 93 SPPG aktif hingga akhir 2025. Saat ini, sudah 14 SPPG yang beroperasi, dengan 9 di antaranya telah diresmikan, dan sisanya menyusul dalam waktu dekat.
“Sisanya akan menyusul segera diluncurkan, termasuk SPPG yang masih dalam persiapan, ini diharapkan akan segera beroperasi sampai dengan di awal tahun 2026,” jelasnya.
Ia menyebut program MBG di Kabupaten Semarang telah menjangkau lebih dari 40 ribu siswa, dengan satu SPPG melayani 3.000-4.000 pelajar.
Selain meningkatkan gizi anak-anak, Ngesti menekankan manfaat ekonomi dari program ini. Bahan baku MBG di setiap SPPG disuplai oleh Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, sehingga ikut menggerakkan perekonomian lokal dan UMKM.
“MBG ini selain bertujuan untuk menyehatkan generasi bangsa dengan makanan bergizi yang telah disiapkan, juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat dan UMKM kita,” ujarnya.
Terkait wacana distribusi MBG lintas wilayah ke Kota Salatiga, Ngesti mengaku siap mendukung jika diizinkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal ini menyusul rencana SPPG Ngreco melayani 800 paket MBG untuk tiga sekolah di Kota Salatiga yaitu SMP Muhammadiyah Tahfidz Cempaka, SMA Muhammadiyah Plus, dan SMK Muhammadiyah.
“Kami serahkan dulu hal ini ke BGN, kita ikuti aturannya, tapi prinsip jika SPPG di Tuntang ini bisa melayani MBG untuk siswa di Kota Salatiga, kami intinya siap melakukannya,” tegasnya.
Peresmian dua SPPG tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, dan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Rosyid






























