KUDUS, Lingkarjateng.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, meninjau Bendungan Logung yang berada di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Sabtu, 6 September 2025.
Dody menyebut Bendungan Logung seluas 88,5 hektare itu telah mampu meningkatkan indeks pertanaman petani di Kabupaten Kudus hingga 300 persen.
“Bendungan Logung ini sangat efektif, airnya mampu mengairi 4.600 hektare sawah. Inilah bukti nyata manfaat bendungan bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungannya, Dody juga berdialog langsung dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di saluran irigasi wilayah Mejobo.
Dari diskusi itu, terungkap bahwa aliran air Bendungan Logung tidak hanya membantu petani di Kudus, tetapi juga menjangkau sebagian area persawahan di Kabupaten Pati.
Selain meningkatkan produksi pangan, bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir.
Dody menegaskan, pemerintah akan terus mendukung agar Bendungan Logung tidak hanya berfungsi sebagai irigasi, tetapi juga sebagai sumber air baku di masa mendatang.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian bendungan.
“Air baku harus dijaga dari pencemaran, karena bendungan ini termasuk objek vital nasional,” tandasnya.
Manfaat Bendungan Logung turut dirasakan langsung oleh Badrudin, seorang petani di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo.
Ia mengaku sejak aliran Bendungan Logung mengairi sawahnya, irigasi jauh lebih lancar.
“Dulu paling banyak dua kali setahun, sekarang bisa sampai tiga kali. Sangat menguntungkan bagi kami para petani,” ujarnya.
Badrudin juga mengungkapkan sejak adanya bendungan tersebut, sawah para petani tidak lagi tergenang banjir.
“Kalau musim hujan, sawah kami tidak lagi tergenang seperti dulu. Airnya bisa tertampung di bendungan,” katanya.
Meski demikian, para petani masih memiliki harapan lain. Kontur tanah yang basah sering kali menyulitkan penggunaan traktor roda biasa.
Oleh karena itu, mereka meminta pemerintah pusat memberikan bantuan traktor perahu.
“Kalau ada traktor perahu, pekerjaan kami jadi lebih ringan. Semoga usulan ini bisa dikabulkan,” harapnya.
Jurnalis: Mohammad Fahtur Rohman
Editor: Rosyid































