KUDUS, Lingkarjateng.id – Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memastikan ompreng yang digunakan sudah aman sesuai standar.
Hal ini menyusul adanya isu penggunaan ompreng MBG yang diduga mengandung minyak babi. Isu tersebut pun ramai diperbincangkan oleh masyarakat di media sosial.
“Peralatan yang digunakan untuk MBG di sekolah sudah dipastikan aman karena sebelum digunakan sudah dicek sesuai poin-poin indikator yang ada,” kata Bellinda, Jumat, 29 Agustus 2025.
Dirinya pun memastikan, bahwa pelaksanaan MBG di Kabupaten Kudus akan dilakukan secara maksimal. Terutama agar bisa sesuai dengan instruksi Republik Indonesia Presiden Prabowo Subianto.
“Kami akan melaksanakan dan memastikan agar MBG di Kabupaten Kudus bisa maksimal,” ucapnya.
Bellinda menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus. Seluruh SPPG tersebut, kata dia, sudah terverifikasi dan dipastikan berjalan sesuai standar.
“Ada sekitar tujuh SPPG yang sudah terverifikasi. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada komplain, walaupun sempat ada masalah di salah satu SPPG, tapi sudah terselesaikan dengan baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan akan berupaya supaya SPPG di Kabupaten Kudus bisa bertambah lagi. Sehingga, seluruh siswa di Kabupaten Kudus bisa ikut merasakan manfaat program MBG.
“Bertahap semoga bisa tercover semua,” pungkasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar S































