KENDAL, Lingkarjateng.id – Stadion Utama Kebondalem Kendal masih butuh banyak perbaikan sarana prasarana untuk memenuhi standar pelaksanaan sepak bola Liga 2 berdasarkan hasil verifikasi PSSI baru-baru ini.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengatakan hasil verifikasi dari PSSI bahwa Stadion Utama Kebondalem ini belum memenuhi standart dan masih butuh banyak perbaikan untuk pelaksanaan kompetisi sepak bola Liga 2.
“Kalau lapangan, untuk rumput kita sudah memenuhi standar PSSI. Kebetulan kemarin kita sudah diverikasi dari PSSI katanya untuk lapangan sudah oke. Tinggal sarpras yang lain salah satunya tadi lampu, memang belum memenuhi persyaratan. Karena kalau liga 2 kan ada pertandingan malam,” kata Ircham, Selasa, 22 Juli 2025.
Menurut Ircham lapangan sepak bola Stadion Kebondalem saat ini masih memenuhi standar permainan Liga 4.
“Tapi Liga 4 kita juga belum tahu apakah Kendal akan menjadi tuan rumah atau tidak, nanti menunggu dari Asprov PSSI Jawa Tengah,” terangnya.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kendal tahun 2025 ini telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2 miliar untuk perbaikan sarpras Stadion Kebondalem.
“Perbaikan stadion ini termasuk trek lintasan dan pengecatan tribun penonton sebelah timur, lampu dan lainnya. Anggaran tahun ini sudah kita siapkan sekitar Rp2 miliar, tapi itu juga belum bisa meng-cover semuanya, nantinya kita bertahap perbaikannya,” jelasnya.
Perbaikan Stadion Kebondalem Kendal ini dibenarkan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Ia menyebutkan Pemkab Kendal segera melakukan renovasi sarana dan prasarana stadion tahun ini.
“Nanti ada perbaikan sarpras stadion, InsyaAllah tahun ini,” pungkasnya.
Jurnalis: Arvian Maulana
Editor: Ulfa































