KABUPATEN SEMARANG, Lingkarjateng.id – Fort Willem I atau populer disebut Benteng Pendem di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang kini resmi menjadi destinasi wisata edukasi, kuliner, dan oleh-oleh khas Jawa Tengah.
Peresmian Benteng Pendem sebagai destinasi wisata unggulan dilakukan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI M Andhy Kusuma, Mayjen TNI Achiruddin dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Forkopimda Kabupaten Semarang, serta pihak ketiga sebagai pengelola wisata Benteng Pendem, Presiden Direktur PT Lawu Grup, Parmin Sastro Wijono, pada Senin, 17 November 2025.
Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI M Andhy Kusuma, menjelaskan bahwa Benteng Pendem telah direvitalisasi beberapa waktu lalu oleh Kementerian PUPR.
Benteng Pendem Ambarawa ini merupakan aset di Kementerian Pertahanan, sehingga pemanfaatannya dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga, yaitu PT Lawu Grup.
“Tempat yang monumental ini harus kita jaga, kita rawat bersama-sama karena Fort Willem I ini memiliki nilai sejarah yang sangat besar. Fort Willem I ini menjadi saksi bukti perjuangan dari ABRI atau TNI saat ini, sehingga dapat memperebut kemerdekaan Republik Indonesia ini,” terangnya.
Sementara itu Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan terima kasih kepada Kodam IV Diponegoro dan Kementerian PUPR, serta Balai Cagar Budaya dalam mendukung pengembangan Benteng Pendem sebagai destinasi wisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Semoga kedepan semakin ramai dan semakin bermanfaat untuk semua kalangan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Semarang,” ucapnya.
Ke depan, wisata Benteng Pendem juga menghadirkan pertunjukan seni budaya mengenalkan sejarah kepada para wisatawan.
“Dengan demikian target Fort Willem I untuk menjadi destinasi wisata edukasi akan maksimal dilaksanakan,” ucapnya.
Sementara itu General Manager The Lawu Group, Achmad Ridho, menyampaikan bahwa pihaknya selaku pengelola wisata Benteng Pendem menyampaikan bahwa pelestarian tidak hanya dilakukan melalui perbaikan fisik bangunan, tetapi juga dengan menghadirkan aktivitas wisata yang menghormati nilai sejarah.
Oleh karena itu pihaknya mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan wisata, tidak merusak struktur bangunan, dan tetap memperhatikan etika selama berada di area cagar budaya.
Harga Tiket dan Jam Operasional Benteng Pendem Ambarawa
Ia menjelaskan harga tiket masuk ke Benteng Pendem mulai 18 November 2025 yakni Rp10.000 pada hari kerja dan Rp15.000 pada akhir pekan. Khusus bagi wisatawan mancanegara, tiket dibanderol Rp25.000.
Pengunjung juga dapat memilih tiket terusan yang mencakup akses penuh ke Galeri Mobil Antik dengan harga Rp18 ribu pada hari kerja, Rp 23 ribu pada akhir pekan, dan Rp35 ribu untuk wisatawan mancanegara.
Benteng Pendem Ambarawa beroperasi setiap hari pukul 08.00-21.00 pada hari kerja dan 06.00-21.00 WIB pada akhir pekan,
Sementara Makutoromo Benteng Ambarawa buka pukul 08.00-20.00 WIB setiap hari.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Ulfa






























