SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melakukan mutasi dan rotasi pejabat fungsional, dan kepala sekolah pada Jumat, 6 Februari 2026.
Setidaknya ada 30 aparatur yang menjalani mutasi. Rinciannya sebanyak 10 pejabat pengawas, 7 pejabat fungsional, dan 13 kepala sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP. Mereka telah dilantik oleh Wali Kota Salatiga Robby Hernawan untuk menduduki jabatan yang baru.
Wali Kota Robby menekankan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar rotasi administratif.
“Ini uga bagian dari strategi mendorong kinerja birokrasi yang lebih responsif dan berdampak langsung ke masyarakat, terutama di sektor pelayanan dan pendidikan,” katanya.
Menurut Robby, peran kepala sekolah dan pejabat teknis sangat menentukan kualitas output layanan pemerintah. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja nyata.
“Jabatan ini adalah amanah. Harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani. Masyarakat menunggu kerja cepat, kerja tepat, dan hasil yang bisa dirasakan,” tegasnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya inovasi di setiap unit kerja. Aparatur diminta tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi berani melakukan terobosan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan.
Khusus di sektor pendidikan, Robby berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu memperkuat manajemen sekolah, membangun budaya belajar yang sehat, serta meningkatkan kualitas layanan kepada siswa dan orang tua.
“Saya optimistis, dengan formasi baru ini, performa birokrasi dan layanan pendidikan akan semakin solid, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat ke depan,” tandasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa

































