KENDAL, Lingkarjateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada warga Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penyuluhan wawasan kebangsaan merupakan salah satu program nonfisik TMMD guna meningkatkan nasionalisme, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta memperkuat ideologi Pancasila dan NKRI di kalangan masyarakat desa.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) Kodim 0715/Kendal, Lettu Inf Nurwanto.
Perbaikan Musala di TMMD Kendal, Kepala Dispermasdes Harap Warga Lebih Nyaman Beribadah
Lettu Nurwanto menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan dalam TMMD bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air, persatuan, dan karakter masyarakat melalui penyuluhan nonfisik, mencakup pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta bela negara.
“Kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan agar masyarakat di seluruh wilayah terutama Desa Gedong ini tahu dan lebih cinta tanah air,” ujarnya.
Penyuluhan wawasan kebangsaan ini secara khusus ditujukan kepada generasi muda. Mereka diajak untuk menanamkan nasionalisme, menghargai keberagaman, dan menangkal paham radikalisme atau disintegrasi di era digitalisasi saat ini.
“Wawasan kebangsaan ini penting untuk anak muda, agar mereka mengerti apa arti Bhinneka Tunggal Ika, apa arti persatuan dan kesatuan. Apalagi sekarang ini banyak tawuran, sehingga wawasan kebangsaan ini perlu sekali disosialisasikan,” tuturnya.
Lettu Inf Nurwanto berharap melalui seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Desa Gedong ini lebih meningkatkan persatuam dan semangat gotong royong warga.
Libatkan Warga, Padat Karya TMMD di Kendal Sasar Pembersihan Irigasi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni, menyampaikan bahwa penyuluhan ini juga menjadi upaya pemerintah mencegah generasi muda terjerumus pada hal-hal buruk dan negatif.
“Seperti yang sekarang ini perlu diwaspadai adalah berkembangnya kreak-kreak, tawuran dan kegiatan negatif lainnya,” kata Yanuar.
Yanuar berharap penyuluhan wawasan kebangsaan dapat meningkatkan kesadaran semangat kebersamaan dan persatuan menjaga kondusivitas wilayah.
“Mudah-mudahan dengan penanaman wawasan kebangsaaan kepada warga Desa Gedong terutama anak-anak muda ini kedepan kesadaran dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah menjadi meningkat,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































