KENDAL, Lingkarjateng.id – Peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) menjadi salah satu program pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni, berharap peningkatan RTLH mampu meringankan beban hidup masyarakat tidak mampu.
“Harapannya peningkatan kualitas RLTH ini mampu meringankan beban hidup dan menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat tidak mampu di Desa Gedong,” ujar Yanuar.
TMMD di Kendal, Dispermasdes Harap Aksi Tanam Pohon Dorong Kesadaran Lingkungan
Yanuar menyebutkan ada lima rumah tidak layak huni untuk drenovasi pada program TMMD yang dijadwalkan berlangsung 10 Februari sampai 11 Maret 2026. Renovasi rumah akan dikerjakan secara gotong royong dan swadaya berbagai pihak, seperti TNI, pemerintah, dan warga setempat.
“Peningkatan kualitas RTLH ini juga sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan. Ada lima unit yang kita renovasi dan kita koordinasi dengan Disperkim,” tambahnya.
Sementara Kepala Desa Gedong, Suwarno menyampaikan bahwa Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari telah mengunjungi salah satu rumah warga tidak mampu bernama Senimah yang rumahnya dinilai sangat tidak layak huni.
“Kondisi rumahnya sangat tidak layak sekali, kebetulan penghuninya ada tiga orang, ada satu lansianya dan yang bekerja hanya satu orang,” kata Kades Gedong.
Komandan Peleton TMMD, Lettu Arhanud Ginanjar mengatakan kegiatan peningkatan kualitas RTLH dengan sasaran lima unit rumah yang menjadi sasaran fisik TMMD Reguler rumah saat ini masih dalah tahap pembongkaran.
“TMMD ini baru dilaksanakan sejak 10 Februari kemarin, kalau untuk RTLH masih dalam tahap pembongkaran,” terangnya.
Salah satu penerima manfaat peningkatan kualitas RTLH, Senimah, mengaku senang karena rumah yang masih terbuat dari papan yang ia tinggali bersama suami dan ibunya dilakukan renovasi.
“Ya senang rumahnya diperbaiki. Terima kasih kepada Ibu Bupati dan Bapak Tentara,” pungkasnya.
Terdapat dua sasaran TMMD di Desa Gedong, yakni kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik diantaranya, pembangunan jalan rabat beton, rehab mushola Al-Hidayah, rehab poskamling, pengembangan jaringan air bersih, program jambanisasi, peningkatan kualitas RTLH, rehab jembatan serta kegiatan padat karya pembersihan saluran irigasi.
Kemudian kegiatan non fisik, seperti pemberian bantuan sosial, perpustakaan keliling, anjangsana, penyuluhan, pembinaan UMKM dan lain sebagainya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































