KENDAL, Lingkarjateng.id – Sekitar 170 bibit pohon buah-buahan dan tanaman keras ditanam di sejumlah titik lokasi TMMD Reguler ke-127 di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Penanaman bibit pohon ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD Reguler yang menekankan kepedulian terhadap alam dan pembangunan berwawasan lingkungan.
Penanaman pohon secara simbolis diikuti Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, Kepala Dispermasdes Kendal Yanuar Fatoni pada Selasa, 10 Februari 2026.
TMMD Reguler ke-127 Resmi Dimulai di Desa Gedong Kendal, Ini Sasarannya
Kepala Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni, mengatakan secara keseluruhan ada 170 bibit pohon buah rambutan, alpukat dan tanaman keras yang merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.
“Kalau simbolisnya ada sembilan pohon yang ditanam di sekitar lapangan Desa Gedong. Untuk keseluruhan ada 170 pohon,” terang Yanuar pada Rabu, 11 Februari 2026.
Yanuar menyampaikan bahwa penanaman bibit pohon di lokasi TMMD Reguler Desa Gedong ini merupkan wujud nyata kemanunggalan atau kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dalam merawat bumi.
“Tanamannya sendiri ada beberapa jenis, ada tanaman buah dan ada tanaman keras juga. Tujuannya untuk penghijauan, menjaga kelestarian lingkungan. Dan kalau tanaman buah nanti buanya bisa dikonsumsi dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.
Yanuar berharap program penanaman pohon dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Harapannya masyarakat akan lebih peduli dan aktif dalam menjaga dan merawat lingkungan sekitar,” ucapnya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menuturkan kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk sejumlah OPD.
“Jadi ada penanaman pohon, renovasi RLTH, jambanisasi, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan gratis, rehab musala, rehab poskamling dan lainnya. Tujuannya untuk pemerataan pembangunan,” terangnya.
Sementara itu Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan menjelaskan bahwa TMMD merupakan operasi bhakti TNI dalam upaya membantu pemerintah daerah dalam percepatan pemerataan pembangunan melalui gotong royong dan kolaborasi antara TNI, pemda, dan masyarakat.
“Kami mohon dukungan dari segenap masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung suksesnya TMMD Reguler ke-127 di desa Gedong ini, TMMD ini sebagai implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat sehingga menjadikan bangsa kita semakin kuat, dengan semangat gotong royong,” harapnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa

































