Jepara (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat koordinasi lintas sektor hingga tingkat kecamatan guna menekan peredaran minuman keras (miras) dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadhan.
Sekda Jepara, Ary Bachtiar mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Pencegahan dan penindakan miras tidak bisa berjalan sendiri. Ini tanggung jawab bersama, mulai dari Forkopimda, Forkopimcam, pemerintah desa, hingga masyarakat,” kata Ary usai Rakor lintas sektor di Gedung Shima Setda Jepara, pada Jumat (13/2/2026).
Ary mengatakan bahwa, Bupati Jepara meminta seluruh unsur di tingkat kecamatan untuk mengambil peran aktif, termasuk danramil dan babinsa, dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan peredaran miras.
“Kecamatan merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan Rakor tersebut juga menegaskan pentingnya implementasi regulasi daerah, yakni Peraturan Daerah Kabupaten Jepara Nomor 2 Tahun 2013 tentang Larangan Minuman Beralkohol dan Peraturan Daerah Kabupaten Jepara Nomor 20 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan.
Melalui forum itu, lanjut Ary, pemerintah daerah mendorong tiga pilar di tingkat kecamatan untuk menyusun peta kerawanan wilayah serta melaporkan perkembangan situasi kamtibmas secara rutin setiap bulan.
“Langkah ini diharapkan mampu memetakan potensi gangguan sejak dini sekaligus mempercepat respons penanganan di lapangan,” harapnya.
Dia menjelaskan bahwa, Pemkab Jepara menargetkan penurunan signifikan kasus miras, tidak adanya korban akibat miras oplosan, serta terjaganya stabilitas keamanan selama Ramadhan.
Selain itu, penguatan peran kecamatan sebagai simpul pengendalian sosial menjadi salah satu fokus utama.
“Stabilitas daerah dimulai dari kecamatan. Jika kecamatan solid dan sigap, maka kabupaten akan aman dan kondusif. Ini bukan sekadar penertiban, tetapi upaya menjaga generasi dan masa depan Jepara,” tegasnya.
“Melalui penguatan koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Jepara optimistis mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas Ary. ***
Jurnalis : Tomi Budianto
Editor : Fian






























