SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Salatiga fokus peningkatan sumber daya manusia unggul serta penguatan ekonomi kreatif pada rencana pembangunan 2027.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan rencana pembangunan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga Tahun 2025–2029.
Dalam forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2027, Robby memaparkan sejumlah isu strategis pembangunan daerah mulai dari pembangunan infrastruktur perkotaan, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, penguatan sektor pariwisata, pengelolaan lingkungan, hingga digitalisasi layanan publik.
Sementara itu, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit menyampaikan bahwapembangunan daerah perlu diarahkan tidak hanya pada aspek infrastruktur dan pelayanan publik.
Menurutnya, pembangunan juga harus mengarah pada penguatan identitas kota agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Identitas kota yang kuat, menurut Dance, dapat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga investasi di Kota Salatiga.
“Program pembangunan daerah harus mampu mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Salatiga, sekaligus dikemas dalam konsep city branding yang kuat agar memiliki daya tarik yang lebih luas,” ujarnya dalam musrenbang di Ruang Kaloka Lantai Kantor Setda Salatiga pada Kamis, 12 Maret 2026.
Dance juga menilai penataan kawasan ikonik kota menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat citra Salatiga sebagai kota yang nyaman, kreatif, dan memiliki karakter khas.
“Kawasan ikonik memiliki daya tarik tersendiri. Untuk itu harus ditata lebih baik lagi agar daya tarik Salatiga tambah kuat,” ucapannya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa





























