SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, rekor dicatatkan oleh Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) untuk kegiatan Bunda Membacakan Cerita yang melibatkan sebanyak 1.275 orang ibu dan anak yang diselenggarakan di Alun-Alun Pancasila Salatiga, Sabtu, 19 Juli 2025 .
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-1.275 Kota Salatiga, sekaligus sebagai upaya penguatan literasi sejak usia dini. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Salatiga Sarwanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini mendorong budaya membaca di lingkungan keluarga, khususnya bagi anak usia dini.
“Kami berupaya memperkenalkan buku sejak usia dini. Anak-anak diajak mengenal buku, sementara orang tua dibiasakan untuk membacakan cerita kepada anak,” terangnya.
Dalam pemecahan rekor tersebut, seluruh peserta ibu membacakan buku cerita tradisional kepada anaknya secara serempak selama 30 menit. Peserta anak yang terlibat merupakan balita atau anak usia di bawah lima tahun.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, mengapresiasi antusiasme para peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk menjauhkan anak-anak dari ketergantungan terhadap gawai (gadget).
“Di tengah maraknya media sosial dan ketergantungan terhadap gadget, literasi harus diperkuat. Kedekatan emosional orang tua dan anak juga perlu terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Leprid, Paulus Pangka, menyebut bahwa kegiatan ini sangat luar biasa karena baru pertama kali dilakukan dalam bentuk bunda membacakan cerita secara massal.
“Rekor membaca terbanyak pernah ada, tetapi untuk bunda bercerita kepada anak serentak seperti ini, baru pertama tercatat. Ini menjadi rekor ke-7 untuk Kota Salatiga dan rekor ke-912 yang berhasil dibukukan oleh Leprid,” ucapnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































