KENDAL, Lingkarjateng.id – Taman Hutan Klorofil yang terletak di Jalan Stadion Baru, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan/Kabupaten Kendal, menjadi tempat edukasi untuk mengenalkan tanaman langka dan unik sekaligus sebagai sarana wisata bagi warga masyarakat.
Taman ini berada tidak jauh dari Taman Kalireyeng dan Stadion Utama Kebondalem Kendal. Hutan klorofil juga berfungsi sebagai tempat melestarikan pohon langka agar tidak punah.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan, Limbah B3, dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Luqni Kaharudin, menjelaskan Hutan Klorofil berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus tempat rekreasi gratis bagi masyarakat.
“Taman ini memiliki dua area utama, yaitu area depan untuk bersantai dan bermain anak, serta area dalam yang merupakan kawasan konservasi untuk berbagai jenis tanaman langka dan unik,” ujar Luqni, Rabu, 22 Oktober 2025.
Ia menyebutkan, fasilitas Hutan Klorofil meliputi area bermain anak, tempat duduk untuk bersantai, jogging track, serta papan informasi yang menjelaskan tentang tanaman langka.
Sekretaris DLH Kendal, Syaiful Huda, menerangkan di Hutan Klorofil banyak ditanami berbagai pohon dan tanaman langka dan ikonik, termasuk tanaman yang merupakan ikon Kendal yaitu pohon Kendal.
“Kita ada pembibitan dan memperbanyak pohon Kendal yang ada di Hutan Klorofil,” terangnya.
Selain itu, DLH Kendal juga tengah memperbanyak tanaman unik seperti kayu manis, daun salam, gaharu, hingga pohon karet emas.
“Jadi silakan masyarakat bisa mampir di Hutan Klorofil, di sana ada edukasi maupun tempat pembelajaran terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup maupun pembibitan tanaman langka,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid





























