SALATIGA, Lingkarjateng.id – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Salatiga akan dilibatkan dalam pawai taaruf untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga, Sidqon Efendi, saat beraudiensi dengan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan di ruang kerjanya, Rabu, 25 Juni 2025.
Sidqon menyebutkan bahwa pawai taaruf akan melibatkan siswa dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP, SMA, hingga mahasiswa dari UIN Salatiga. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin anak-anak dan pelajar ikut merasakan semangat Tahun Baru Islam. Karena itu kami libatkan semua jenjang pendidikan agar lebih menyentuh masyarakat luas,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyatakan dukungannya. Ia bahkan mendorong agar kegiatan pawai dikemas secara kreatif dan edukatif agar lebih menarik minat generasi muda.
“Pawai ini bisa menjadi sarana edukasi yang menyenangkan. Saya harap bisa dikolaborasikan dengan sanggar tari, seni, dan budaya agar lebih hidup dan tetap dalam bingkai Islami,” ucapnya.
Tak hanya itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjadikan pawai sebagai sarana memupuk semangat kebersamaan dan toleransi di kalangan pelajar, sejalan dengan citra Salatiga sebagai kota toleran.
“Salatiga dikenal sebagai kota toleran. Akan baik sekali kalau dalam pawai ini ditampilkan barisan khusus dari berbagai etnis dan komunitas yang ada di sekolah maupun kampus,” tambahnya.
Ia berharap pawai 1 Muharam kali ini dapat memberi kesan mendalam bagi para pelajar, sekaligus menjadi ajang untuk mengembangkan potensi seni dan budaya mereka.
“Jangan sampai pawai hanya sekadar seremonial. Ini kesempatan untuk mengasah kreativitas anak-anak kita, memperkuat nilai-nilai Islam, dan menunjukkan keragaman budaya Kota Salatiga,” pungkasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































