PATI, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Pati menggalakkan pencegahan kanker serviks melalui program Sejuta Vaksin HPV yang diikuti ratusan masyarakat dari berbagai kalangan.
Lebih dari 300 perempuan, yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis pertama dengan harga terjangkau.
Kegiatan vaksinasi HPV digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Pati bekerja sama dengan Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) di Kantor Bupati Pati, Jumat 23 Januari 2026 pagi.
Melalui program ini, peserta hanya dikenakan biaya Rp290 ribu per dosis, karena telah mendapatkan subsidi dari DPKN. Sedangkan harga vaksin HPV di layanan kesehatan umum biasanya mencapai Rp800 ribu hingga jutaan rupiah per dosis.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan vaksinasi HPV merupakan langkah strategis untuk melindungi perempuan dari kanker serviks, yang menjadi penyebab kematian nomor dua akibat kanker di Indonesia.
“Vaksin ini buat perempuan di Kabupaten Pati khususnya terkait kanker serviks. Jadi kanker serviks ini penyebab kematian kedua setelah kanker payudara ya,” ungkapnya.
Risma menjelaskan, setiap peserta akan mendapatkan tiga dosis vaksin dengan jadwal berbeda. Dosis pertama diberikan pada Januari, dosis kedua pada rentang Maret hingga April, dan dosis ketiga pada Juni hingga Juli 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, menyebutkan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini melalui vaksinasi.
“Memang ada subsidi dari DPKN terkait dengan biaya untuk vaksin. (Kalau) di luaran itu bisa di atas Rp800 ribu. Tapi kita Rp800 ribu sudah dapat tiga vaksin,” terangnya.
“Kita berharap karena kanker serviks ini adalah masuk kanker mematikan kedua di Indonesia setelah kanker payudara, maka kita berharap nanti angka kematian akibat kanker serviks di Kabupaten Pati dapat kita tekan,” lanjutnya.
Perwakilan Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Wisnu Wicaksono, mengatakan kegiatan vaksinasi HPV ini perdana digelar di Kabupaten Pati dan akan menyusul di daerah lain secara nasional. Dalam kegiatan ini, disiapkan sekitar 400 dosis vaksin untuk memperluas perlindungan kesehatan reproduksi perempuan di Pati.
“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan program ini juga menyambut HUT Korpri jadi bisa untuk semuanya teman-teman ASN,” kata dia.
Salah satu peserta vaksinasi, Tantri Suryani, mengaku sangat terbantu dengan adanya program vaksin HPV berbiaya terjangkau ini. Ia menyebut telah berencana melakukan vaksinasi sejak 2023, namun baru dapat terealisasi melalui kegiatan ini.
“Iya penting, soalnya buat proteksi perlindungan kita sendiri ya meskipun. Berhubung saya menikah jadi bagusnya divaksin terlebih dahulu,” ungkap Tantri dari RS Keluarga Sehat Tayu.
Tantri berharap pemerintah dapat terus menghadirkan program vaksinasi HPV dengan harga terjangkau agar semakin banyak perempuan terlindungi dari ancaman kanker serviks dan penyakit lainnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
































