Lingkarjateng.id – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pada hampir setiap aspek kehidupan, menerapkan frugal living alias gaya hidup hemat menjadi pilihan yang tepat. Konsep frugal living yang sedang gencar-gencarnya digaungkan ini tidak hanya bisa diterapkan pada individu saja tetapi juga dalam sebuah organisasi hingga pemerintahan.
Frugal living adalah pendekatan keuangan yang menekankan penghematan, pengelolaan anggaran, dan penghindaran pemborosan. Ini adalah prinsip yang sangat relevan untuk semua generasi, termasuk Generasi Z yang saat ini memasuki dunia keuangan.
Berikut ini beberapa tips tentang mempraktikkan frugal living khususnya bagi generasi Z.
1. Buat Anggaran
Salah satu langkah pertama dalam hidup hemat adalah membuat anggaran. Rencanakan pendapatan dan pengeluaran secara rinci. Dengan begitu akan membantu kamu memahami di mana uang seharusnya pergi dan di mana dapat menghemat.
2. Prioritaskan Utang
Bukan hal aneh jika generasi Z ada yang mulai terjerat utang mengingat transaksi jual beli kini dimudahkan dengan konsek pay later. Prioritaskan untuk membayar utang terlebih dahulu. Langkah ini akan membantu kamu mengurangi beban finansial dan meningkatkan skor kredit jika berniat mengambil pinjaman.
3. Hidup Bersahaja
Gaya hidup sehari-hari sangat mempengaruhi boros tidaknya pengeluaran. Coba ingat lagi berapa banyak kamu berlangganan aplikasi untuk hiburan itu, atau berapa kali kamu mengeluarkan uang jajan setiap harinya. Mengurangi pos-pos pengeluaran yang tidak terlalu dikeluarkan akan menghemat biaya hidup kamu.
4. Belanja dengan Bijak
Tips mempraktikkan frugal living selanjutnya adalah dengan bijak saat berbelanja. Selain membandingkan harga, kamu bisa mencari diskon, memanfaatkan voucher, dan yang paling penting menahan agar tidak melakukan pembelian impulsif. Terkadang saat berbelanja memang konsumen selalu ditawarkan dengan promo menarik, namun ingatlah untuk menimbang kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan termasuk dari segi harga dan kualitasnya.
5. Investasi
Tips frugal living yang harus diterapkan dan dilakukan dengan konsisten adalah menabung ataupun investasi. Pertimbangkan untuk berinvestasi dalam rekening tabungan, saham, atau instrumen keuangan lainnya yang dapat membantu uang kamu berkembang seiring berjalannya waktu.
6. Jadilah Kreatif
Frugal living bukan berarti mengorbankan kualitas hidup. Jadilah kreatif dalam mencari cara untuk menikmati hiburan, liburan, dan gaya hidup tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Janganlah sampai menyiksa diri karena terlalu hemat bisa menjurus pada pelit termasuk pelit pada diri sendiri.
Hemat berarti memiliki kontrol penuh atas keluar masuk keuangan, hanya membeli sesuatu yang dibutuhkan dan menghindari pengeluaran yang tidak perlu. Hemat berfokus pada nilai, berusaha mendapatkan nilai terbaik untuk harganya. Adapun pelit berusaha mempertahankan uang (aset) yang dimiliki agar (kalau bisa) tidak keluar dan berkurang.
Secara singkat, frugal living adalah cara yang bijak untuk mengelola uang, membangun keamanan finansial, dan mencapai tujuan keuangan. Untuk Generasi Z yang memulai perjalanan finansial mereka, mengadopsi prinsip-prinsip ini sejak dini dapat memberikan manfaat jangka panjang yang signifikan. Ingatlah bahwa hidup hemat bukanlah tentang mengorbankan kualitas hidup, tetapi tentang pengelolaan uang yang lebih cerdas dan bijak. (Lingkar Network | Lingkarjateng.id)

































