KENDAL, Lingkarjateng.id – Sekda Kendal Sugiono memimpin upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-75, di Alun-alun Kabupaten Kendal, Selasa, 19 Desember 2023.
Sekda Kendal Sugiono menekankan tiga hal yang akan segera dihadapi, diantaranya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), puncak musim hujan di bulan Februari 2024 dan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Legislatif.
“Untuk persiapan Nataru, kita akan tetap waspada tentang kenaikan harga bahan pokok, dan kemungkinan-kemungkinan kejahatan yang terjadi, dan kemungkinan kemacetan lalu lintas,” ujar Sekda Kendal.
Terkait prediksi hujan dengan intensitas tertinggi saat pelaksanaan pemilu, Sekda meminta seluruh pelaksana pemilu agar dapat memitigasi titik-titik rawan bencana banjir maupun bencana lainnya, terutama yang berhubungan dengan tempat pemungutan suara (TPS).
“Pelaksana pemilu untuk bisa memitigasikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi karena pada bulan Februari itu perkiraan dari BMKG akan terjadi hujan yang paling besar. Sehingga ada titik-titik TPS yang dimungkinkan terkena dampak banjir bisa diperhitungkan kembali untuk dipindahkan,” tandasnya.
Sementara terkait bela negara, Sekda Sugiono menegaskan bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat TNI. Namun masyarakat juga harus bersama-sama ikut berkontribusi dalam bela negara.
“Bela negara itu adalah tanggung jawab bersama. Sebagai contoh kecil kita ikut siskamling saja itu namanya bela negara. Maka yang perlu kita tekankan seluruh masyarakat Kendal untuk bisa memahami bahwa bela negara adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Sugiono. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)





























