KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kudus membuka Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di lingkungan Kantor Dinas Perhubungan.
Kepala Dishub Kudus, Mundir, menyampaikan bahwa fasilitas pengisian daya ini disiapkan secara gratis dan bisa dimanfaatkan kapan saja oleh para tukang becak.
Mundir menjelaskan kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Kudus agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyediakan stasiun pengisian listrik untuk mendukung program becak listrik.
“Sesuai instruksi Bupati Kudus, semua OPD diminta menyediakan stasiun charger untuk becak listrik secara gratis,” ujarnya pada Sabtu, 15 November 2025.
Operasional SPLU tersebut, kata Mundir, sudah bisa digunakan mulai Minggu, 16 November 2025.
SPLU yang dipasang di halaman Dishub tersebut dilengkapi tiga titik colokan pengisian yang aktif selama 24 jam penuh. Kapasitas ini memungkinkan tiga becak listrik mengisi daya secara bersamaan tanpa perlu antre panjang.
“Ini akan sangat membantu ketika mereka kehabisan daya di tengah perjalanan. Tinggal datang ke Dishub, langsung bisa charge tanpa dipungut biaya,” jelasnya.
Becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut memiliki kapasitas angkut hingga 110 kilogram dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam dan mampu menaklukkan kemiringan hingga 10 derajat.
Mesin becak listrik tersebut menggunakan motor elektrik BLDC bertenaga 48 volt dengan muatan baterai 22 ampere, satu kali pengisian memungkinkan operasional selama kurang lebih enam jam.
Mundir berharap peluncuran SPLU di Dishub menjadi langkah awal yang diikuti oleh OPD lain. Semakin banyak SPLU yang tersedia, semakin mudah pula para tukang becak memanfaatkan kendaraan ramah lingkungan tersebut secara maksimal.
“Harapannya OPD lain bisa ikut menyediakan SPLU di kantornya masing-masing agar jangkauan layanan makin luas,” ucapnya.
Sebelumnya, pada Rabu, 12 November 2025 sebanyak 80 becak listrik didistribusikan kepada tukang becak berusia di atas 60 tahun sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jurnalis: Fahtur Rohman
Editor: Ulfa































