KENDAL, Lingkarjateng.id – Usai upacara pembukaan TMMD Reguler ke-127 di lapangan Desa Gedong, Kecamatan Patean, Bupati Kendal bersama Ketua DPRD, Dandim 0715/Kendal, Kapolres Kendal, Kepala Dispermasdes dan rombongan langsung meninjau lokasi pembangunan fisik jalan rabat beton, Selasa 10 Februari 2026.
Bupati dan rombongan secara simbolis menuangkan adukan semen sebagai tanda pembangunan jalan rabat beton program TMMD secara resmi mulai dilaksanakan.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menuturkan, salah satu sasaran fisik program TMMD Reguler tahun 2026 ini adalah pembangunan jalan yang menjadi penghubung antar dusun, juga jalan usaha tani, peternakan dan wisata.
“Jalan ini menjadi akses yang multifungsi. Harapan kita tentunya menjadi komitmen bersama dan menggelorakan kembali semangat gotong royong untuk bersama-sama membangun wilayah yang belum terbangun bersama TNI, Pemda, dan masyarakat,” ujar Bupati Kendal.
Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan menyampaikan, pembangunan jalan rabat beton di Desa Gedong ini sepanjang 1.100 meter dengan lebar 3 meter dengan ketebalan 12 sentimeter.
“Harapannya semoga dengan jalan dibangun ini laju pertumbuhan ekonomi berjalan lancar dan memudahkan akses masyarakat sehingga sektor pertanian, peternakan, perekonomian akan semakin meningkat,” harap Dandim.
Kepala Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni menyampaikan, bahwa jalan yang akan dibangun ini menjadi akses yang sangat vital dan dibutuhkan masyarakat setempat terutama untuk akses pertanian, peternakan hingga pariwisata.
“Tadi kami bersama Ibu Bupati sudah mengunjungi lokasi pengecoran jalan. Harapannya dengan kegiatan TMMD ini adalah pemerataan pembangunan apalagi Desa Gedong ini termasuk wilayah yang luas, dana desanya juga tidak terlalu banyak. Sehingga dengan adanya TMMD ini Desa Gedong tidak tertinggal dari desa-desa lainnya,” ujar Yanuar.
TMMD Reguler ke-127 Resmi Dimulai di Desa Gedong Kendal, Ini Sasarannya
Sementara salah seorang warga Desa Gedong, Suyono mengaku bersyukur adanya program TMMD Reguler yang salah satu sasaran fisiknya adalah pembangunan jalan rabat beton. Menurutnya jalan itu kondisinya sangat memprihatinkan terutama saat musim hujan.
“Alhamdulillah tentunya kami sangat senang adanya program TMMD ini. Karena jalan ini menjadi akses antar dusun antar desa, pertanian, peternakan juga pariwisata. Sehingga kedepannya akan lebih mudah akses jalannya, karena kalau hujan licin dan berlumpur,” ungkapnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar S





























