PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menargetkan perbaikan sejumlah ruas jalan yang akan dilalui pemudik dapat rampung paling lambat tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran arus mudik sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang pulang kampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan hal itu usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 di Jalan Mandurejo, depan Boulevard Alun-alun Kajen, Kamis, 12 Maret 2026 pagi.
Apel tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat terkait.
Sukirman menjelaskan, perbaikan jalur mudik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah selain pengamanan selama masa Lebaran. Menurutnya, berbagai ruas jalan yang menjadi lintasan utama pemudik saat ini tengah dipersiapkan agar kondisinya lebih baik.
“Targetnya H-3 jalur mudik sudah siap. Sesuai hasil rapat dengan Pak Gubernur, TNI-Polri, Dishub, PUPR, dan jajaran pemerintah daerah, Insya Allah jalan-jalan yang dilalui pemudik sudah kita perbaiki dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, apel gelar pasukan tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat koordinasi lintas sektor yang sebelumnya digelar bersama TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat soliditas seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
“Apel ini untuk mensolidkan barisan kita agar dapat menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran,” kata Sukirman.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 561 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan untuk mendukung pengamanan selama periode tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terutama menjelang perayaan Idul Fitri,” ujar AKBP Rachmad.
Di sisi lain, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang memastikan pihaknya telah menyiagakan personel serta peralatan untuk mengantisipasi berbagai potensi situasi di lapangan, termasuk dampak cuaca ekstrem.
“Kami sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika cuaca, baik panas berkepanjangan maupun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Personel dan material sudah kami siagakan. Sesuai perintah pimpinan, selama masa libur Lebaran kami juga tetap standby dan siap turun ke lapangan apabila diperlukan,” ujarnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S






























