BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora sedang menyiapkan lahan pembangunan sekolah rakyat (SR) tahap 2 yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2026.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi, mengatakan pembangunan sekolah rakyat tahap satu dilakukan di eks lahan SDN 4 Balun, Kecamatan Cepu, Blora.
“Eks lahan SDN 4 Balun tetap jadi untuk SR tahap satu di Blora, untuk jenjang SMA. Saat ini fokus menyiapkan SDM untuk sekolah rakyat itu,” tutur Luluk, Rabu, 28 Mei 2025.
Untuk pembangunan tahap kedua, Luluk mengungkapkan akan dilaksanakan di lokasi yang berbeda dari tahap pertama.
“Informasi awal kan 7 hektare, tapi yang kita siapkan hanya 5 hektare. Sehingga kurang untuk pembangunan tahap kedua,” ujarnya.
“Saat ini tetap konsentrasi di SD 4 Balun. Tetap dilaksanakan untuk sekolah rakyat,” sambungnya.
Ia mengatakan, untuk perkembangan lebih lanjut pembangunan SR tahap pertama masih menunggu instruksi dari Desk Sekolah Rakyat dari kementerian.
Namun, untuk pemilihan lokasi sekolah rakyat juga telah disiapkan sesuai persyaratan 7 hektare.
“Kita sudah menyediakan alternatif untuk kekurangan lahan itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk pemilihan lokasi tahap kedua akan diajukan lahan yang ada di Kecamatan Cepu, tepatnya di Kelurahan Balun, di dekat SPBU Cepu dan berdekatan dengan kantor PDAM cabang Cepu.
“Pandangan saya di Cepu. Kalau Kecamatan Jepon, Kunduran itu hanya 5 hektare,” tandasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid































