PATI, Lingkarjateng.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo mengatakan tidak ada temuan dalam pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Riyoso yang juga menjabat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) dalam rapat kesembilan pada Rabu, 17 September 2025.
Bandang mengatakan pihaknya meminta keterangan dari Riyoso dalam kapasitasnya sebagai Kepala DPUTR terkait anggaran besar sekitar Rp 400 miliar dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati.
“(Pak Riyoso) Tidak ada temuan, beliau kita mintai keterangan saja terkait tugas dan wewenang PUPR dan terkait anggaran itu,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Pansus juga menghadirkan mantan Sekda Pati Jumani yang saat ini menjabat Staf Ahli Bupati serta Kepala Bidang Pengadaan dan Jasa Unit Layanan Pengadaan Setda Pati Sutikno.
Bandang menyebut dalam rapat kali ini Pansus hanya mendapati satu temuan bahwa Jumani yang sebelumnya menjabat Sekda tidak dilibatkan dalam penyusunan kebijakan terkait mutasi jabatan hingga kenaikan tarif PBB-P2 yang dilakukan Bupati Pati Sudewo.
Pansus Angket ke-10 Besok Akan Hadirkan Ketua Baznas, Kadis Koperasi, dan Notaris
“Pak Jumani selama menjadi Sekda ternyata tidak dilibatkan terkait pembahasan pajak PBB, mutasi jabatan, pembuatan Perbup, Pak Jumani tidak tahu apa-apa, langsung disuruh tanda tangan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto mencurigai Pansus masuk angin karena dinilai mulai bersikap melunak. Menurutnya, sejumlah pertanyaan yang dilontarkan Pansus dalam rapat kesembilan tidak setajam pada rapat sebelumnya.
Teguh mengatakan Pansus seharusnya menajamkan suatu permasalahan dan terus menggali keterangan jika dicurigai ada kebijakan Bupati Sudewo yang kurang tepat.
“Tadi pertanyaan dari anggota Pansus itu juga pertanyaan naratif dan retorika. begitu juga jawabannya ngga langsung menjawab suatu substansinya, cuma ngambang. Jadi ini saya malah curiga ini ada apa ini kok tidak seperti kemarin-kemarin sempat tajem, ini kok mulai ngga tejem. Ini saya heran juga,” katanya.
Mantan Sekda Pati Jumani Ngaku Tak Dilibatkan dalam Perumusan Kenaikan PBB-P2
Dia berharap Pansus ke depan bisa menajamkan pertanyaan untuk menggali keterangan dari pihak yang dihadirkan.
Selain itu, pihaknya juga akan menemui seluruh anggota Pansus untuk memastikan komitmen mereka alam mengawal aspirasi AMPB.
“Akan kami lanjutkan menemui semua anggota Pansus, pengen menanyakan tentang komitmennya,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Rosyid

































