PATI, Lingkarjateng.id – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, melakukan panen bersama jajaran Forkopimda di Desa/Kecamatan Gabus, Kamis, 22 Januari 2026. Dari kegiatan tersebut, hasil panen petani mencapai 10 ton per hektare, sekaligus menunjukkan capaian program peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Pati.
Chandra menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut ditunjukkan melalui panen raya di demplot (demonstration plot). Dengan penggunaan pupuk majemuk Summa SP dari PT Global Nutri Agrinusa, hasil ubinan menunjukkan produktivitas potensial mencapai 12,63 ton per hektare.
“Alhamdulillah panen hari ini membuktikan program 10 ton bisa ini sudah terbukti, bahkan lebih. Dibeberapa tempat juga sudah terbukti, semua masyarakat bertani silahkan dibuktikan sehingga sektor pertanian meningkat,” ujarnya.
Ia juga memaparkan keunggulan teknologi yang digunakan dalam budidaya padi tersebut. Menurutnya, Pupuk Summa SP mengadopsi teknologi nano dan mikroba yang mendukung peningkatan produktivitas tanaman.
Hasil di lapangan ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan ketangguhan petani dalam menjaga ketahanan pangan, termasuk di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Tidak hanya meningkatkan hasil, tetapi juga memulihkan kesehatan tanah. Memperkuat struktur tanaman, dari batang hingga bulir padi,” ujarnya.
Ke depan, pihaknya berharap kolaborasi ini terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong kemandirian pangan di Kabupaten Pati.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Sekar S






























