PATI, Lingkarjateng.id – Keluarga korban pengeroyokan terhadap sejumlah pemuda Desa Ketitangwetan yang dilakukan puluhan pemuda Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, mendesak pihak kepolisian segera menangkap para pelaku.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu, 6 September 2025. Dalam rekaman CCTV, terlihat sejumlah pemuda Desa Raci mendatangi sekelompok pemuda di Desa Ketitangwetan yang sedang beraktivitas di depan balai desa setempat.
Pemuda Desa Raci kemudian melakukan penyerangan terhadap pemuda Desa Ketitangwetan hingga mengakibatkan empat korban luka-luka.
Diduga, penyerangan dipicu usai para pelaku menyaksikan pertunjukan musik dangdut di Dukuh Tanggulangi, Desa Bumimulyo.
Orang tua salah satu korban, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa anaknya sempat dilarikan ke rumah sakit setelah insiden pengeroyokan tersebut. Ia menyebut anaknya mengalami luka di kepala akibat pukulan benda tumpul serta mengalami bengkak di bagian mata dan dahi.
“Korban lainnya sama, empat luka-luka itu sempat dibawa ke rumah sakit, sementara yang tiga lebam” ujarnya pada Rabu, 10 September 2025.
Geger Batangan Pati, Puluhan Pemuda Raci Serang Desa Ketitangwetan, 4 Warga Luka-Luka
Hasanudin mengatakan bahwa para korban telah melaporkan pengeroyokan tersebut ke Polsek setempat. Namun, hingga kini kepolisian belum menangkap para palaku.
Oleh karena itu, Hasanudin mendatangi Polresta Pati untuk mendesak agar para pelaku pengeroyokan segera ditangkap.
“Saya mendesak kepada jajaran Polresta Pati untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap sejumlah pemuda di Desa Ketitangwetan. Di dalam video sudah sangat jelas dan di CCTV juga jelas, muka-mukanya jelas, hingga alamatnya jelas,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku penyerangan dan kini tengah dilakukan pengejaran.
“Sementara ini sudah kita lakukan penyelidikan secara mendalam. Dan insyaallah kami sudah mengantongi identitas para pelaku. Mudah-mudahan secepatnya akan kita ungkap dan peran-perannya nanti kita sampaikan,” katanya.
Jurnalis: Mutia Parasti
Editor: Rosyid

































