Rekrutmen Pekerja Pabrik Sepatu HWI Batangan Pati Masih Tunggu Izin

Rekrutmen-Pekerja-Pabrik-Sepatu-HWI-Batangan-Pati-Masih-Tunggu-Izin

POTRET: Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Pabrik sepatu PT. Hwaseung Indonesia 2 (PT HWI PATI) yang berada di Jalan Pati-Rembang, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati siap membuka lowongan kerja, khusus bagi masyarakat Kabupaten Pati. Pabrik sepatu HWI Batangan ini siap membuka lowongan kerja mulai Bulan Juli sampai Bulan Agustus.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto saat ditemui di ruangannya pada Kamis (23/6). Dirinya mengatakan bahwa, pembukaan lowongan kerja di pabrik sepatu HWI Batangan ini tinggal menunggu izin operasional pabrik dan mesin operasional yang sampai saat ini belum sampai.

“Dari PT HWI PATI sendiri masih ada kendala di izin operasional dari Mendag (Menteri Perdagangan). Kedua, rencana pembukaan ini masih menunggu mesin datang, mesin masih di Bea Cukai dan belum ada izin,” kata Agus.

Dirinya menegaskan, bahwa izin masuk mesin dari Bea Cukai menunggu izin operasional dari Mendag. Sehingga untuk dibukanya kesempatan kerja di pabrik sepatu HWI Batangan ini masih menunggu proses kedua perizinan tersebut.

Agus menambahkan, pihaknya sudah bertemu dengan Human Resource Development (HRD) dari PT HWI untuk membahas proses perekrutan karyawan. Sesuai dengan tujuan didirikannya pabrik sepatu asal Korea Selatan ini, yaitu mengurangi pengangguran.

“Kemarin dari HRD akan melibatkan Disnaker dalam rangka mengisi para pekerja. Tahap pertama ada 2.500 pekerja, sampai 15.000 di akhir tahun. Diutamakan orang Pati, tapi ada petugas terampil yang didatangkan dari Jepara atau Tangerang untuk transfer ilmu,” imbuhnya.

Bakal Beroperasi, Pabrik Sepatu HWI Batangan Pati Sudah Kantongi Izin DPMPTSP

Agus tak menutup kemungkinan adanya para pekerja yang berasal dari luar Pati. Mengingat banyaknya jumlah tenaga kerja yang rencananya mencapai 15.000 orang di akhir tahun 2022 ini. Dirinya menyebut, nantinya juga keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diperkirakan akan mengisi posisi jabatan tinggi. Terlebih, keberadaan TKA akan memberikan sumbangsih yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Pati.

“Disana juga akan ada TKA. Karena ada Perda, kita menarik retribusi yang nilainya per orang per bulan 100 dolar,” tegas Agus.

Proses perekrutan karyawan pabrik sepatu HWI Batangan ini, lanjutnya, akan dilakukan secara online melalui aplikasi Karirhub, yang secara resmi dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) untuk mempermudah proses mencari kerja dan pekerja. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Koran Lingkar)