PSS di Demak, Pj Gubernur Jateng Tinjau Sejumlah TPS

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana saat meninjau ke TPS yang berada di Desa Wonoketingal, Karangnyar, Demak, Sabtu, 24 Februari 2024. (M Burhanudin Aslam/Lingkarjateng.id)

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana saat meninjau ke TPS yang berada di Desa Wonoketingal, Karangnyar, Demak, Sabtu, 24 Februari 2024. (M Burhanudin Aslam/Lingkarjateng.id)

DEMAK, Lingkarjateng.id – Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana bersama Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi, turut terjun langsung ke Demak untuk mengecek pelaksanaan pemungutan suara susulan (PSS) di 10 desa yang berlangsung hari ini, Sabtu, 24 Februari 2024 dengan didampingi unsur Forkopimda Demak. 

Nana bersama Forkopomda melakukan kunjungan ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di MTs Nahdlotus Sibyan, Desa Wonoketingal kemudian dilanjutkan ke Madrasah Diniyah desa setempat. 

Pj Gubernur mengatakan bahwa meskipun hujan deras sempat mengguyur pada proses pelaksanaan PSS di Demak ini, namun tidak mengurangi antusiasme pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.  

Warga setempat beramai-ramai menyempatkan datang ke lokasi titik pencoblosan untuk menyumbangkan hak suaranya dalam pesta demokrasi yang digelar 5 tahun sekali itu. 

“Partisipasi pemilih cukup bagus, pukul 11.43 WIB, partisipasi pemilih di lokasi pemilu susulan di Demak sudah sekitar 65 persen hingga 70 persen,” kata Pj Gubernur Nana Sudjana, saat ditemui awak media.

Menurutnya, warga setempat mencerminkan warga negara yang baik dengan semangat untuk memberikan hak suaranya pada pemilu 2024. 

“Kami mengecek bersama-sama dengan Forkopimda di beberapa TPS tadi, mereka (pemilih) dengan semangat, sabar, dan tabah rela menyempatkan menyumbanhkan haknya selaku anak bangsa dan warga negara yang baik,” ungkapnya. 

Pihaknya juga menyampaikan bahwasanya pemungutan suara susulan di 10 desa di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak sudah sesuai dengan regulasi. 

“Ini sudah sesuai regulasi tepat dilaksanakan di H+ 10 setelah hari H pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari kemarin, karena sedang ada musibah banjir,” ujarnya. 

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak terkait, sehingga pemungutan suara susulan di 10 desa dapat terlaksana di H+10. 

Sementara itu, salah satu anggota KPPS, Khasan Nadhif mengungkapkan bahwa  partisipasi pemilih di desa setempat melebihi ekspektasinya. 

Pasalnya, banyak dari pemilih masih dalam kondisi trauma akibat bencana banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar terkhusus di Desa Wonoketingal.

“Melihat antusias warga di luar ekspektasi kami, karena masih banyak warga masih trauma atas kejadian banjir kemarin, dan masih tahap pemulihan pasca banjir. Itupun hasil dari sinergi dengan Pemdes juga untuk turut memberikan sosialisasi kepada warga,” ujarnya. (Lingkar Network | M Burhanudin Aslam – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version