Pemkot Salatiga Tingkatkan Kesadaran Warga soal Eliminasi TB Laten

Pemkot Salatiga Tingkatkan Kesadaran Warga soal Eliminasi TB Laten

KONDUSIF: Talk Show Eliminasi TB Laten yang diadakan di Pendopo Pakuwon pada Jumat, 14 Oktober 2022 pagi. (Official Social Media Pemkot Salatiga/Lingkarjateng.id)

SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, bekerja sama dengan RS Paru Aryo Wirawan (RSPAW). Kerja sama tersebut dijalin untuk mengadakan Talk Show Eliminasi TB Laten.

Talk Show Eliminasi TB Laten diadakan di Pendopo Pakuwon pada Jumat, 14 Oktober 2022 pagi. Acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan program pemerintah eliminasi TB Laten. Di mana, ditetapkannya sebagai program tersebut, setelah ada komitmen untuk mengakhiri TBC tahun 2030.

Selain mendukung program pemerintah, acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Salatiga khususnya tentang kesehatan paru, agar masyarakat Kota Salatiga senantiasa menerapkan hidup sehat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Salatiga, Ketua Panitia dan perwakilan dari RSPAW, serta Senior Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Cabang Jawa Tengah.

Selanjutnya, turut hadir pula Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Kader TB Laten Kota Salatiga, Organisasi Profesi dan peserta Lung Edutainment Talkshow.

Acara yang digelar di Pendopo Pakuwon ini juga diadakan pengecekan gula darah gratis untuk 50 orang oleh panitia penyelenggara.

Sebagai informasi, TB Laten merupakan kondisi saat sistem kekebalan tubuh penderita yang terinfeksi bakteri mycobacterium tuberculosis tidak mampu memerangi kuman biang penyakit secara tuntas, tetapi dapat mengendalikan pertumbuhan bakteri, sehingga gejala TBC tidak muncul.

Sehingga TB Laten adalah infeksi TBC yang asimtomatik alias tidak menunjukkan gejala. (Lingkar Network | Lingkarjateng.id)