Pemkab Kudus Bakal Luncurkan Vaksinasi Booster Kedua, Ini Sasarannya

VAKSINASI: Petugas vaksinator saat menyuntikan vaksin kepada nakes belum lama ini. (Nisa HS – Koran Lingkar)

VAKSINASI: Petugas vaksinator saat menyuntikan vaksin kepada nakes belum lama ini. (Nisa HS – Koran Lingkar)

KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan vaksinasi dosis keempat untuk masyarakat umum. Sebelumnya, pemerintah sudah mulai mencanangkan vaksinasi booster kedua untuk para tenaga kesehatan (nakes).

“Vaksinasi booster kedua untuk nakes ini memang sudah mulai dicanangkan oleh pemerintah. Nanti setelah nakes selesai, ada kemungkinan masyarakat umum juga akan menerima vaksinasi dosis keempat ini,” kata Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad.

Aniq menjelaskan, pencanangan vaksinasi booster bagi nakes sudah dimulai oleh Pemerintah Pusat sejak Jumat, 29 Juli 2022. Akan tetapi, di Kabupaten Kudus masih belum dimulai.

“Sudah mulai kemarin (29/7) sebetulnya, cuma di Kudus kemarin vaksinnya belum siap.” 

Pemkab Kudus berencana mengambil jatah vaksin booster kedua atau vaksin dosis keempat pekan ini. Adapun jenis vaksin yang akan dipakai yaitu Moderna.

“Untuk vaksin booster kedua ini resimenya harus sama, kalau kemarin pakai boosternya Moderna ya sekarang pakai Moderna lagi. Kebanyakan nakes disini kemarin pakainya moderna,” ujarnya.

Ada sekitar 6.500 nakes di Kudus yang akan menerima vaksin dosis keempat ini. Jarak waktu penyuntikannya, kata dia, yaitu enam bulan sejak penyuntikkan dosis ketiga.

Lebih lanjut, Aniq mengungkapkan bahwa total capaian dosis ketiga di Kudus baru 28 persen. Meski demikian, dosis keempat ini tetap akan digencarkan.

Pencanangan vaksinasi booster kedua dilakukan lantaran kasus Covid-19 saat ini sudah mulai naik lagi di sejumlah daerah. Pemerintah saat ini juga sudah mulai menekankan aturan untuk wajib vaksin booster. “Pemerintah sudah mulai menekankan lagi aturan vaksin booster sebagai syarat perjalanan. Selain itu, kasus di tiga provinsi juga sudah mulai naik lagi, jadi vaksin booster mulai digencarkan lagi,” pungkasnya. (Lingkar Network | Nisa HS – Koran Lingkar)