Kreator Film Asal Pati Diharapkan Mampu Terapkan Strategi Marketing

Kreator Film Asal Pati Diharapkan Mampu Terapkan Strategi Marketing

MENYAMPAIKAN: Kabid Pemasaran Dinporapar Kabupaten Pati, Ida Istiani saat menyampaikan keterangan terkait kreator film asal Pati. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id Kehadiran film garapan asli Indonesia yang mampu menyedot animo masyarakat seperti film KKN di Desa Penari, tentunya harus menjadi motivasi bagi para kreator film asal Pati untuk terus berkarya memproduksi film yang mampu mengangkat citra Kabupaten Pati.

Kabid Pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Ida Istiani mengatakan bahwa, di Kabupaten Pati sendiri saat ini sudah memproduksi film berjudul “Jadug”. Film garapan SubBest Production tersebut, ber-genre action dengan durasi dua jam dan saat ini masih dalam proses lulus sensor oleh Lembaga Sensor Film (LSF).

“Film Jadug tersebut ber-genre action dengan mengangkat budaya Kabupaten Pati. Film tersebut merupakan karya dari SubBest Production Kecamatan Tlogowungu, di mana semua tim crew dan para pemainnya berasal dari Kabupaten Pati semua,” paparnya.

Disinggung mengenai apresiasi terhadap kreator film asal Pati, Ida mengakui bahwa, pihaknya tidak memberikan apresiasi berupa uang tunai kepada para kreator film asal Pati. Meski demikian, Dinporapar Pati tetap akan mendukung segala aktivitas industri kreatif di bidang perfilman.

“Untuk apresiasi, dari Dinporapar Pati memang tidak memberikan apresiasi berupa uang tunai, karena keterbatasan anggaran. Jadi untuk memberikan apresiasi kepada kreator, kita undang mereka sebagai dewan juri dalam beberapa kompetisi film yang kami adakan. Selain itu, kami juga mengadakan sarasehan atau pertemuan dengan para kreator film asal Pati,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengakui bahwa strategi marketing dan publikasi yang sangat baik dari produser film KKN di Desa Penari merupakan kunci utama dari suksesnya film tersebut. Sehingga, ia berharap kreator film asal Pati juga mampu menerapkan strategi marketing dan publikasi dengan sangat baik, dengan dukungan Dinporapar selaku pemangku jabatan. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)