Anggaran Kurang, Bonus Atlet Pati Masih Digantung

Anggaran Kurang Bonus Atlet Pati Masih Digantung

POTRET: Ketua KONI Pati, Mustamaji. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id Janji pemberian bonus terhadap para atlet yang meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2023 hingga kini belum juga cair. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati Mustamaji mengatakan, alasan belum turunnya bonus ini karena besaran anggaran masih dibahas ulang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD).

Pembahasan ulang, kata dia, dikarenakan target Kontingen Pati yang semula lima besar melebihi ekspektasi yaitu dengan menduduki peringkat empat di klasemen akhir Porprov Jateng 2023.

Posisi ini, lanjut Mustamaji, tentu saja lebih baik ketimbang ajang serupa tahun 2018 di Solo Raya. Saat itu, Pati hanya menduduki posisi 7, dengan raihan 18 emas, 17 perak, dan 23 perunggu.

Bonus Porprov Jateng Belum Cair, Atlet Tarung Derajat Pati Mulai Persiapan Pra PON

Dikatakan Mustamaji, anggaran yang sebelumnya sudah disediakan Pemkab untuk bonus atlet sesuai dengan target yakni di posisi lima besar. Sehingga, dengan adanya penambahan prestasi ini, otomatis anggaran untuk bonus juga harus ditambah.

“Bonus itu ‘kan merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten Pati, karena para atlet sudah memberikan yang terbaik. Bahkan kita melampaui target, dari semula 5 besar, kita justru di 4 besar. Termasuk medali emas, dari target 40 kita dapat 46, 43 perak, dan 69 perunggu. Itu merupakan capaian yang luar biasa,” ujar Mustamaji saat dihubungi di Pati, pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum memberikan bonus kepada ratusan atlet yang telah mengharumkan nama Pati di kancah Porprov Jateng 2023.

Soal Bonus Atlet, DPRD Pati Joni Kurnianto Desak Pemkab Segera Tepati Janji

Mustamaji menyadari, bonus adalah yang paling dinantikan oleh para atlet yang berprestasi. Ia berpesan pada para atlet untuk bersabar dan percaya terhadap janji dari Pemkab Pati.

“Saat ini belum kita serahkan bonus, karena masih dalam tahap pembahasan. Rencana peraih emas itu dapat Rp 50 juta, perak Rp 25 juta, dan perunggu Rp 12 juta. Tapi karena target kita melampaui, otomatis anggaran yang kita sediakan kurang, inilah masalah kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mustamaji mengaku tidak yakin bahwa pemberian bonus dapat selesai pada tahun 2023 apabila mengingat keterbatasan anggaran daerah. Ia merinci, 60 persen bonus sudah selesaikan di tahun 2023, sedangkan sisanya selesai di 2024.

Bertahap, Bonus Atlet Pati Peraih Medali Porprov Diupayakan Mulai Cair Tahun Ini

“Kami akan selalu koordinasi, kalau bisa secepatnya cair. Tahun ini minimal 60 persen, dan sisanya 40 persen tahun depan. Syukur nanti bisa lebih cepat,” harapnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro juga berjanji bakal segera merealisasikan bonus untuk para atlet berprestasi dalam ajang Porprov Jateng 2023. Jika tidak bisa tercover melalui anggaran daerah tahun 2023, Henggar menyatakan akan mengalokasikan di tahun anggaran 2024.

“Bonus itu sudah pasti ada, bonus sudah kita sampaikan pada waktu pelepasan atlet dulu. Yang medali emas Rp 50 juta, itu perorangan. Kalau beregu beda lagi,” ucap Henggar. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Koran Lingkar)

Exit mobile version