Semarang (lingkarjateng.id) – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dipastikan menjadi salah satu tempat pelayaran untuk 10 kapal penumpang pada momen arus mudik Lebaran tahun 2026 ini.
GM Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas Semarang, S Joko mengatakan kesepuluh kapal yang dimaksud dioperasikan Dharma Lautan Utama (DLU) lima armada, Pelni mengoperasikan empat armada dan satu kapal lagi berupa KRI Banda Aceh dioperasikan TNI AL.
“Kita ada dua perusahaan pelayaran laut yang beroperasi saat arus mudik. Antara lain DLU mengoperasikan lima unit (kapal) dan empat kapal dari Pelni. Lalu ada juga kapal milik TNI AL akan hadir untuk melayani mudik gratis,” kata Joko usai melakukan mengecek fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (12/3/2026).
“Kita pastikan dermaga kita ready untuk penyandaran kapal tersebut,” imbuh Joko.
Selain itu, Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas Semarang juga memprediksi arus mudik kali ini meningkat hingga 20 persen. Lonjakan penumpang kapal sendiri sudah terasa sejak H-15 sampai H+10 Lebaran.
“Kalau biasanya ada 9.000 (penumpang), sekarang ada kisaran 10.000 penumpang. Sementara rute pelayaran yang paling banyak diminati masyarakat yaitu Semarang-Pontianak PP, Semarang-Sampit PP dan Semarang-Kumai Kalteng PP.b,” ungkapnya.

Khusus KRI Banda Aceh, lanjut Joko, akan dijadwalkan mengangkut para pemudik dengan program mudik gratis pada 17 Maret nanti. KRI Banda Aceh bisa membawa 1.000 penumpang.
Sementara itu 54 pompa penyedot banjir diaktifkan selama arus mudik untuk mengantisipasi resiko datangnya banjir rob. Dari sejumlah pompa tersebut, setiap pompa berkekuatan 300 liter per detik.
Fasilitas kesehatan beserta tim jaga turut disiapkan di posko mudik lebaran selama 24 jam nonstop sebagai bentuk kewaspadaan kepada penumpang yang sakit atau kecelakaan.
“Sementara untuk meningkatkan keamanan, kami pun menyediakan mesin pemindai X-ray dan mesin boarding otomatis di terminal penumpang,” terang dia.
“Fasilitas lainnya Pelindo bekerjasama dengan UMKM untuk menjual oleh-oleh dan menambah tempat bermain bagi pemudik yang membawa anak-anak,” pungkas Joko.***
Jurnalis : Rizky
Editor : Fian



























