SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pemerintah daerah (pemda) segera melakukan pendataan terhadap lahan sawah yang terendam banjir, termasuk tingkat kerusakan tanaman serta potensi kerugian petani.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, tercatat sekitar 17 ribu hektare lahan sawah terendam banjir yang tersebar di kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Demak, Pemalang, hingga Purbalingga.
Dari total lahan terdampak, wilayah yang mengalami dampak paling besar adalah Kabupaten Pati dengan 6.726 hektare, disusul Jepara dan Kudus.
“Banjir yang merendam ribuan hektare sawah ini harus menjadi perhatian serius. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa menyebabkan gagal panen dan merugikan petani,” katanya.
Saleh juga mendorong penyaluran bantuan bagi petani yang terdampak, baik dalam bentuk benih, pupuk, maupun bantuan stimulan lainnya.
“Petani harus mendapat pendampingan dan bantuan agar bisa segera melakukan pemulihan dan kembali menanam,” tegasnya.

































