PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Di bawah kepemimpinan Bupati Fadia Arafiq, Kabupaten Pekalongan menunjukkan perkembangan signifikan, mencatat pertumbuhan ekonomi yang pesat dan penurunan angka pengangguran yang signifikan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Pekalongan, Trisno Suharsanto, mengungkapkan pencapaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi dan nasional.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan dulu sempat minus 1,8 persen pada masa pandemi COVID-19. Namun, hingga tahun 2023, pertumbuhan ini melonjak menjadi 5,14 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah dan nasional,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran hingga 3,25 persen juga menjadi sorotan.
“Di masa kepemimpinan Bupati Fadia Arafiq, tingkat pengangguran di Kabupaten Pekalongan turun drastis menjadi 3,25 persen. Artinya, dari 100 orang usia produktif, hanya sekitar 3 hingga 4 orang yang menganggur. Ini adalah angka terendah di sepanjang Wilayah Pantura,” tambahnya.
Trisno juga mengungkap mengenai investasi besar yang akan segera hadir di Kabupaten Pekalongan, yakni berupa berdirinya pabrik sepatu bermerek Nike.
“Pabrik ini diperkirakan mampu menyerap hingga 20.000 tenaga kerja. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Trisno menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan investasi. (Lingkar Network | Fahri Akbar – Lingkarjateng.id)































