PATI, Lingkarjateng.id — Satuan petugas progam Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Pati merespons keluhan masyarakat terkait menu makan program besutan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua Satgas MBG Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan akan sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kualitas menu MBG. Satgas MBG akan melakukan inspeksi guna memastikan seluruh SPPG berjalan sesuai ketentuan.
“Kami akan melakukan sidak ke SPPG-SPPG yang dilaporkan masyarakat,” ujarnya saat menghadiri SPPG Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan Kecamatan Margorejo pada Jumat, 6 Februari 2026.
Chandra pada kesempatan tersebut menilai bahwa SPPG Yayasan Masda Putra Abadi yang dikelola di lingkungan pondok pesantren memiliki komitmen terhadap kebersihan, sanitasi, dan standar keamanan pangan.
Ia juga menilai SPPG Yayasan Masda Putra Abadi telah memenuhi standar, mulai dari sarana pengolahan hingga sistem pembuangan air.
“Alhamdulillah, SPPG ini dimotori langsung oleh pendiri pondok pesantren, sehingga saya tidak khawatir. Dari fasilitas hingga sanitasi sudah terlihat memenuhi standar. Komitmennya juga luar biasa karena makanan harus dihabiskan untuk penerima manfaat,” ujar Chandra.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Maslakhul Huda sekaligus Rektor IPMAFA, Abdul Ghaffar Rozin, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberlangsungan SPPG.
Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik, pemenuhan persyaratan administratif, serta komitmen pengelola dalam mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.
“SPPG ini adalah wajah pesantren, kampus, dan pengabdian kepada masyarakat. Apa yang diterima dari pemerintah harus dibelanjakan sebaik-baiknya untuk penerima manfaat. Kami juga meminta agar pengelola aktif berkoordinasi dengan masyarakat dan aparatur, serta memastikan keamanan pangan dari bahan baku hingga distribusi,” ungkapnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Ulfa

































