SALATIGA, Lingkarjateng.id — Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengatakan Koperasi Merah Putih akan menjadi penampung hasil usaha warga.
Hal itu disampaikan Wali Kota Robby saat meresmikan sekaligus melantik pengurus dan pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kota Salatiga di Ruang Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga pada Rabu, 9 Juli 2025.
Wali Kota Robby mengatakan bahwa Koperasi Merah Putih dibentuk sebagai koperasi berbasis kelurahan yang diharapkan menjadi agregator usaha masyarakat.
Pemerintah menargetkan koperasi ini tidak hanya bergerak secara administratif, tetapi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi riil di tiap kelurahan.
“Pemkot telah menyiapkan pembentukan kluster usaha sektor riil, di mana KKMP menjadi agregator, penampung hasil sekaligus memasarkan produk-produk warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis sesuai dengan Inpres RI Nomor 9 Tahun 2025. Koperasi ini diharapkan menjadi ujung tombak pemberdayaan ekonomi warga sekaligus sarana untuk mengurangi ketergantungan pada pinjaman dari rentenir, tengkulak, dan pinjol ilegal.
Pemkot Salatiga juga akan memfasilitasi penerbitan legalitas koperasi, seperti NIB, NPWP, hingga pembukaan rekening di Bank Jateng.
Sedangkan modal awal koperasi akan digalang melalui simpanan pokok dan simpanan wajib dari anggota.
Pada minggu ketiga Juli 2025, kata Wali Kota, pemerintah menggelar temu bisnis antara Koperasi Merah Putih dan mitra strategis, seperti Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pupuk Indonesia, PT Agro Berdikari, BPD Jateng, dan Bappeda Provinsi Jateng.
“KKMP harus menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat. Saya titipkan koperasi ini kepada para pengurus dan pengawas. Jalankan dengan integritas, transparansi, dan profesionalisme,” tegasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa
































