SALATIGA, Lingkarjateng.id – Anggota Komisi C DPRD Kota Salatiga, Nono Rohana, menegaskan pihaknya terus mengawal proses pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.
“Kami akan terus mengawasi dan memantau pelaksanaan proyek oleh mitra kerja kami, termasuk Dinas Kesehatan,”katanya, Jumat 11 Juli 2025.
Labkesmas Salatiga dibangun di Jalan Imam Bonjol dengan anggaran senilai Rp11,9 miliar yang bersumber dari APBD Penetapan 2025. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan akses layanan laboratorium kesehatan bagi masyarakat.
Kepala DKK Salatiga, Prasit Al Hakim, membenarkan pembangunan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Labkesmas akan menjadi fasilitas penting dalam pengujian sampel lingkungan seperti kualitas air, udara, pangan, dan limbah fasyankes, serta pemeriksaan spesimen klinik dan pengujian vektor pembawa penyakit.
“Fokus kami pada pembangunan labnya, bukan pada nominal anggarannya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Meski Prasit enggan mengungkapkan nilai proyek, sumber internal Pemkot Salatiga menyebutkan bahwa anggaran yang dialokasikan mencapai Rp11,9 miliar dan saat ini tahap awal pembangunan sudah dimulai. Proyek ini mendapat sorotan dari DPRD karena menyangkut fasilitas vital bagi kesehatan publik.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































