JEPARA, Lingkarjateng.id – Sebanyak 1.549 calon jemaah haji asal Kabupaten Jepara dipastikan berangkat menunaikan ibadah haji pada ahun 2026 ini. Ribuan calon tamu Allah tersebut telah dinyatakan istitho’ah atau memenuhi syarat kemampuan, baik dari sisi kesehatan, finansial, maupun kelengkapan administrasi.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara, total calon jemaah haji Jepara tahun ini mencapai 1.549 orang. Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), dengan kloter pertama diperkirakan mulai diberangkatkan pada akhir April atau awal Mei 2026.
Kepastian itu disampaikan Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit), saat menghadiri Pengukuhan Cabang Kecamatan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) se-Kabupaten Jepara Masa Bakti 2026-2029 di Gedung Haji Jepara, pada Selasa, 17 Februari 2026.
“Tahun ini sekitar 1.500 jemaah haji asal Jepara dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci. Masa tunggu keberangkatan haji di Jepara saat ini mencapai hampir 26 tahun, jumlah ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima,” katanya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.
“Gelar haji bukan sekadar simbol atau identitas sosial. Lebih dari itu, haji merupakan komitmen moral untuk menjadi teladan dalam sikap, tutur kata, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa IPHI dinilai memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan dan penguatan ukhuwah di kalangan alumni haji.
Melalui kepengurusan baru di tingkat kecamatan, organisasi ini diharapkan mampu menjaga kesejukan, persatuan, serta harmoni sosial di Kabupaten Jepara.
Sementara itu, Ketua IPHI Jepara, Ahmad Marzuqi, menambahkan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan siap menjalankan program pembinaan berkelanjutan bagi para jamaah haji.
“Pendampingan ini penting agar nilai-nilai kemabruran tidak berhenti setelah pulang dari Tanah Suci, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid





























