KENDAL, Lingkarjateng.id – Seusai kebakaran yang menimpa kantor BNI cabang Kendal pada Senin, 17 Juni 2024, BNI berkomitmen meminimalisir dampak dari kebakaran dan secepatnya akan mengembalikan layanan kepada nasabah dengan menyiagakan layanan BNI O-Branch di halaman parkir Kantor Cabang Kendal.
Pimpinan BNI Kantor Wilayah 05 Semarang, I Gusti Nyoman Dharma Putra mengatakan untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah seperti setoran, penarikan, transfer, pembayaran, dan kebutuhan transaksi perbankan lainnya, pihaknya menyiagakan layanan BNI O-Branch pada hari Rabu, 19 Juni 2024.
“Nasabah juga dapat bertransaksi di Outlet BNI terdekat lainnya yaitu di KCP Kaliwungu, KCP Pegandon dan KCP Weleri. Selain itu, nasabah dapat menggunakan mesin ATM, BNI Mobile Banking, Agen46 dan layanan e-banking lainnya untuk kemudahan dalam bertransaksi,” terangnya melalui rilis yang diterima Selasa, 18 Juni 2024.
Ia memastikan dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Terkait, fasilitas penyimpanan data nasabah dan dokumen penting serta dana yang tersimpan pada kantor cabang juga dipastikan aman.
“Mengenai penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang. Dan sebagai bentuk komitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah, kami akan terus memantau kondisi dan perkembangan pasca kebakaran dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kebakaran pada Kantor Satpolkar Kendal, Nur Latief mengatakan, pada Senin, 17 Juni 2024 sekira pukul 17.45 WIB, telah terjadi kebakaran di Kantor Cabang BNI Kendal.
“Untuk penyebab kebakaran masih kami lakukan penyelidikan, namun kepulan asap pertama kali muncul pada pembuangan udara di ruangan belakang kantor dan yang terbakar itu ada beberapa benda di ruang server,” jelasnya.
Pihaknya mengerahkan dua unit Damkar sektor Kendal dan satu unit sektor Kaliwungu untuk mempercepat proses pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekira pukul 18.30 WIB, untuk kendalanya sendiri hanya kepulan asap yang sangat tebal,” tambahnya. Diketahui, tidak ada korban jiwa pada kebakaran dan sampai saat ini kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam penafsiran. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)































