JEPARA, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jepara, Junarso, menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas, petani, dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan Junarso saat menghadiri Diskusi Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera dan Difabel di Desa Watuaji, Kecamatan Keling, Jepara, Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, penguatan SDM menjadi kunci agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan peluang ekonomi kreatif.
“Pembangunan ekonomi desa tidak boleh hanya bergantung pada pemerintah. Masyarakat harus menjadi pelaku aktif dalam mengelola potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan,” ujar Junarso.
Ia berharap kelompok difabel, petani, dan pelaku UMKM dapat menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi desa. Forum diskusi semacam ini, lanjutnya, penting untuk menggali gagasan, menumbuhkan semangat kolaborasi, dan memunculkan inovasi dari tingkat desa.
“Dari forum ini kita harapkan lahir ide-ide kreatif yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif, sehingga pendapatan masyarakat desa meningkat,” tambahnya.
Junarso menyatakan DPRD Jepara siap mendorong sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha agar penguatan ekonomi desa berjalan berkelanjutan.
“Kalau desa kuat, ekonomi rakyat pun ikut tumbuh. Itulah semangat kita bersama,” pungkasnya
Jurnalis : Tomy Budianto































