GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Menjelang arus mudik lebaran 2026, tarif bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Purwodadi, Kabupaten Grobogan, masih terpantau normal dan belum mengalami kenaikan.
Kepala Terminal Purwodadi, Sugiyono, mengatakan hingga Rabu, 11 Maret 2026, aktivitas pemudik yang menggunakan transportasi bus melalui terminal tersebut belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Untuk arus mudik masih sepi banget,” ujarnya.
Menurutnya, sepinya jumlah penumpang ini turut berdampak pada kebijakan para penyedia layanan bus yang masih mempertahankan harga tiket normal.
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini operator bus belum menaikkan tarif karena permintaan penumpang belum meningkat.
“Harga tiket masih normal, belum ada kenaikan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, untuk rute Purwodadi–Jakarta, tarif tiket bus saat ini masih berada pada kisaran harga normal, tergantung kelas layanan bus yang dipilih penumpang.
“Harga tiket mulai dari Rp210 ribu hingga Rp350 ribu,” jelasnya.
Menurutnya, kenaikan tarif bus umumnya justru terjadi pada periode arus balik lebaran, ketika jumlah penumpang meningkat tajam.
Sementara pada masa awal arus mudik, harga tiket biasanya masih relatif stabil, meskipun terkadang terjadi kenaikan kecil.
“Biasanya kenaikan tarif justru terjadi saat arus balik. Kalau arus mudik biasanya masih normal, kalaupun naik hanya sedikit,” pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid





























